Lampungbarometer.id – Xabi Alonso dipecat sebagai pelatih Real Madrid kurang dari 24 jam usai kekalahan dari rival abadi Barcelona dalam laga el clasico final Piala Super Spanyol yang berlangsung sengit di Arab Saudi dengan skor akhir 2-3.
Pemecatan ini menjadi drama terbaru dalam klub dengan trofi terbanyak di Eropa ini. Tugas sebagai pelatih untuk sementara diambil alih pelatih tim cadangan Madrid, Alvaro Arbeloa.
Real Madrid telah menyampaikan pernyataan di akun resmi klub pada Senin (12/1/2026) waktu setempat atau Selasa (13/1/2026) dini hari WIB, dan menyebut Xabi Alonso sebagai legenda Real Madrid.
“Real Madrid C. F. ingin mengumumkan bahwa, atas kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, telah diputuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama.
“Xabi Alonso akan selalu membawa kasih sayang dan kekaguman dari semua Madridista karena ia adalah legenda Real Madrid dan selalu mewakili nilai-nilai klub kami. Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh staf pelatihnya atas kerja keras dan dedikasi mereka selama ini, dan mendoakan yang terbaik untuk mereka di tahap baru kehidupan mereka.”
”Real Madrid C. F. mengumumkan bahwa, dengan kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, memutuskan untuk mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih tim utama,” tulis situs resmi Madrid.
”Xabi Alonso akan selalu mendapatkan kasih sayang dan penghargaan dari seluruh Madridismo karena ia adalah legenda Real Madrid dan selalu mewakili nilai-nilai klub kami. Real Madrid akan selalu menjadi rumahnya.”
”Klub kami mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh tim teknisnya atas kerja keras dan dedikasi selama ini, dan mendoakan mereka sukses di tahap baru dalam hidup mereka,” tulis Madrid.
Dalam laga final Piala Super Spanyol, Madrid tidak diperkuat bek tangguhnya, Eder Militao yang telah menepi sebulan, Antonio Rudiger masih dibekap cedera, dan sang bintang Kylian Mbappe tidak dalam kondisi 100%.
Musim ini sejatinya Real Madrid berada di jalur persaingan; posisi dua klasemen LaLiga Spanyol dan berpeluang ke babak knockout Liga Champions.
Alonso memenangkan 24 dari 34 pertandingan bersama Real Madrid, tapi kekalahan dari Celta Vigo memicu pertemuan darurat petinggi klub. Real Madrid juga menderita kekalahan telak 5-2 dari rival sekota Atletico Madrid. Di Liga Champions mereka dikalahkan Liverpool dan Manchester City.
Mereka juga mengalami tiga hasil imbang tandang berturut-turut melawan Rayo Vallecano, Elche, dan Girona yang membuat mereka tergusur dari posisi puncak ke posisi kedua di klasemen. (Marles)
Tidak ada komentar