x

Doa Bersama Lintas Agama, Bupati Pesawaran Ajak Masyarakat Peduli Lingkungan

waktu baca 2 minutes
Sabtu, 6 Des 2025 10:06 0 347 admin

‎Pesawaran (LB): Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Doa Bersama Lintas Agama Tahun 2025 di Lapangan Desa Roworejo, Kecamatan Negeri Katon, Jumat (5/12/2025).

‎Kegiatan ini yang menghadirkan para tokoh lintas agama ini dibuka resmi Bupati Pesawaran, Nanda Indira B didampingi Wakil Bupati Antonius Muhammad Ali dan dipandu Jamus Kalimosodo.

‎Hadir juga Sekretaris Daerah Wildan, unsur Forkopimda Pesawaran, Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala Perangkat Daerah, serta para camat.

‎Dalam sambutannya, Bupati Nanda Indira mengajak masyarakat Pesawaran menjadikan doa bersama sebagai momentum memperkuat persaudaraan, introspeksi, serta upaya memperbaiki hubungan manusia dengan alam.

DOA BERSAMA. Pemerintah Kabupaten Pesawaran menggelar Doa Bersama Lintas Agama, Jumat (5/12/2025) yang dibuka Bupati Nanda Indira.

‎Bupati menyampaikan musibah bencana alam yang melanda Sumatera dalam sepekan terakhir menjadi pengingat manusia memiliki keterbatasan. Menurutnya, doa dan kesiapsiagaan adalah upaya penting dalam menghadapi musibah bencana.

‎“Saya menyambut baik kegiatan ini karena dapat mempersatukan seluruh umat beragama. Semoga melalui doa bersama ini, Kabupaten Pesawaran senantiasa diberkahi, dilindungi, dan dijauhkan dari marabahaya,” ucapnya.

‎Sementara itu, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pesawaran Yusup Ansori, menyampaikan kegiatan doa lintas agama ini menjadi momen strategis dalam mempererat persaudaraan dan solidaritas antarmasyarakat.

‎“Pada usia Pesawaran yang ke-18 ini, mari kita jadikan momentum ini sebagai sarana memperkokoh kerukunan, mempererat silaturahmi, dan menjaga persatuan. Kita juga berharap bupati dan wakil bupati yang telah mulai bekerja dapat menjalankan amanah dengan dukungan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

‎Ia juga mengajak seluruh tokoh agama dan masyarakat Kabupaten Pesawaran untuk bersama-sama menghindari ujaran kebencian serta memperkuat nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari.

‎“Setiap agama mengajarkan kebaikan, kedamaian, dan harmoni. Karena itu mari kita bersama menjaga kesatuan, mendukung pembangunan daerah, dan menjauhkan diri dari hal-hal yang memecah belah,” ujarnya. (*/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA