x

‎Bupati Pesawaran Ajak Santri Jadi Pelaku Peradaban Dunia

waktu baca 2 minutes
Rabu, 22 Okt 2025 19:35 0 322 admin

‎Pesawaran (LB): Dalam peringatan Hari Santri Nasional 2025, Bupati Pesawaran, Nanda Indira, mengajak para santri menjadi pelaku aktif dalam membangun peradaban dunia yang berkeadaban dan berkeadilan.

‎Hal tersebut disampaikan Bupati saat menjadi pembina apel Peringatan Hari Santri Nasional bertema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia” di Pondok Pesantren Tahfidhul Qur’an Al-Mu’awanah, Desa Kota Jawa, Kecamatan Way Khilau, Rabu (22/10/2025).

‎Membacakan sambutan Menteri Agama Republik Indonesia Nasaruddin Umar, Bupati menyampaikan pesantren dan santri memiliki peran penting dalam berbagai bidang kehidupan bangsa. Bukan sekadar lembaga pendidikan agama, tapi juga pusat pembentukan karakter, moral, dan nilai kebangsaan.

‎Tema Hari Santri tahun ini, “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia,” mencerminkan semangat santri tidak boleh hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman, tetapi harus hadir sebagai penggerak kemajuan yang membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

‎“Santri harus tampil sebagai pelaku sejarah baru, bukan sekadar penjaga tradisi. Mereka harus mampu membawa nilai-nilai luhur pesantren ke dunia modern yang serba digital,” kata Bupati.

‎Dia juga menyampaikan keterlibatan pesantren dalam berbagai program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG) turut mendapat apresiasi. Kedua program ini dinilai menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup para santri di seluruh Indonesia.

‎Nanda juga berpesan agar para santri terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, santri masa kini tidak hanya dituntut memahami kitab kuning, tapi juga perlu menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan bahasa dunia agar mampu berperan aktif di tingkat global.

‎“Barangsiapa yang menanam ilmu maka ia menanam masa depan. Tanamlah ilmu dengan sungguh-sungguh, jaga akhlak, hormati guru dan kiai, serta cintai Tanah Air. Dari tangan para santrilah masa depan Indonesia akan ditulis,” pesan Bupati.

‎Rangkaian Peringatan Hari Santri Nasional diisi berbagai kegiatan, meliputi apel peringatan, pembacaan ikrar santri, zikir dan salawat kebangsaan, penyerahan santunan pendidikan kepada 1.000 santri se-Kabupaten Pesawaran, penampilan kreasi santri, serta pengumuman lomba santri nasional antarpondok pesantren. (*/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA