x

‎Isu Dugaan Setoran Judi Sebabkan Penembakan 3 Polisi, Kapolda Lampung: Fokus Penuntasan Kasus Penembakan

waktu baca 3 minutes
Minggu, 23 Mar 2025 10:12 0 544 admin

‎Lampung Selatan (LB): Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika menegaskan pihaknya tidak akan menutup diri untuk menindak tegas anggota kepolisian jika terbukti menerima setoran dari aktivitas judi sabung ayam.

‎Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap isu yang mengaitkan setoran judi dengan tragedi penembakan yang menewaskan tiga anggota Polsek Negara Batin, Polres Way Kanan, Polda Lampung.

‎Helmy menyebut isu tersebut sebagai asumsi tak berdasar yang disebarkan pihak tak bertanggung jawab. Namun, ia menegaskan jika ada bukti yang menunjukkan keterlibatan anggotanya maka tindakan tegas akan diambil.

‎”Kalau memang ada, tentu akan ditindak. Polri sudah terbiasa menindak anggota yang terbukti melakukan pelanggaran,” ujar Helmy, Jumat (21/3/2025).

‎Kapolda juga menekankan tragedi berdarah yang terjadi adalah persoalan kemanusiaan yang harus diselesaikan hingga tuntas. Ia mengingatkan agar masyarakat tetap fokus pada fakta utama, yaitu peristiwa penembakan yang menewaskan tiga anggota kepolisian.

‎”Banyak isu dan narasi yang beredar, tapi itu jangan sampai mengalihkan fokus dari inti masalah, yaitu penembakan yang mengakibatkan korban jiwa,” tegasnya.

GELANGGANG JUDI OKASI SABUNG AYAM. Tampak gelanggang judi sabung ayam, lokasi terjadinya tragedi penembakan 3 Anggota Polres Way Kanan oleh oknum Anggota TNI, sudah dipasang garis polisi.

‎Sebagai bentuk keseriusan, Helmy menyebut Ditpropam Polri telah turun langsung mengecek serta mendalam kasus ini. Jika terbukti ada keterlibatan kepolisian maupun pihak lain, tindakan hukum akan segera dilakukan.

‎Pernyataan ini menegaskan komitmen Polri dalam menegakkan disiplin internal serta menyelesaikan kasus penembakan di Way Kanan secara transparan dan tuntas.

‎Kodam II/Swj Sebut Diduga Penembakan 3 Polisi di Kanan Masalah Uang Setoran Sabung Ayam

‎Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II/Sriwijaya Kolonel Inf. Eko Syah Putra Siregar, pada Rabu (19/3/2025) mengungkapkan berdasar pemeriksaan terhadap Peltu Lubis dan Kopka Basar, dua tentara yang diduga melakukan penembakan, diakui terdapat kontrak atau kesepakatan dengan pihak Polsek terkait judi sabung ayam di daerah tersebut.

‎”Pejabat Polsek Negara Batin (Kapolsek Lusiyanto) dan Pejabat Pos Ramil Negara Batin (Peltu Lubis) memiliki hubungan baik,” kata Eko, seperti dikutip dari Kompas.com, Minggu (23/3/2025).

‎Menurut Eko, keduanya sama-sama mengetahui adanya tren judi sabung ayam di wilayah mereka, apalagi kegiatan judi itu sudah berjalan relatif lama, yakni sekitar setahun terakhir.

‎”Namanya saja sudah judi sabung ayam. Otomatis ada profitnya dong. Logikanya, kemungkinan ada kesepakatan di antara kedua pihak (kepolisian dan TNI),” kata Eko.

‎Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Brigjen TNI Kristomei Sianturi menyampaikan, pihaknya belum bisa menyimpulkan apa yang beredar di media sosial tersebut. TNI akan menunggu hasil investigasi dari tim gabungan TNI/Polri.

‎”Saat ini tim investigasi Gabungan TNI/Polri masih bekerja melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap peristiwa sabung ayam dan penembakan terhadap 3 anggota Polri di Way Kanan,” kata Kristomei, Jumat (21/3/2025) seperti dikutip dari Kompas.co Minggu (23/3/2025).

‎”Kita tunggu saja hasil investigasi secara menyeluruh,” tambah dia.

‎”Sudah menjadi komitmen dan perintah Panglima TNI bagi anggota yang jelas terbukti melakukan pelanggaran hukum, akan dihukum dan ditindak sesuai peraturan dan perundangan yang berlaku,” tegas Kristomei. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maret 2025
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
LAINNYA