Bandar Lampung (LB): Kunjungi nelayan di sekitaran Pasar Gudang Lelang Teluk Betung Selatan, Bakal Calon Wali Kota Bandar Lampung Iqbal Ardiansyah serap aspirasi nelayan.
Bung Iqbal juga menyempatkan diri berkeliling melihat kondisi Gudang Lelang. Kehadirannya Iqbal itu disambut antusias warga sekitar dan masyarakat yang tengah berbelanja ikan.
“Saya kira tadi siapa, ternyata Bung Iqbal saya nggak nyangka beliau ada di sini, orangnya murah senyum sekali, gak nyangka mas pokoknya,” kata salah seorang pedagang ikan, Minggu (21/7/2024).
Selain itu, Bung Iqbal juga berkeliling pasar melihat beberapa UMKM dan jajanan pasar yang ada dilingkungan sekitar pasar.
“Ya kita lagi keliling pasar melihat UMKM dan jajan makanan juga ada surabi, ubi, otak-otak, banyak lah tadi, Alhamdulillah sembari kita menyerap aspirasi warga juga,” ucap Bung Iqbal Ardiansyah.
Iqbal juga menyempatkan diri melihat kondisi alat-alat operasional nelayan seperti perahu, dermaga, jaring dan alat tangkap ikan lainnya.
“Bukan mengecek, tapi melihat dan sharing dengan nelayan, apa harapan nelayan ke depan. Selain itu kita mempelajari juga tata cara kemudian alat apa saja yang dipakai bagaimana cara pemakaian nya, ya kita harus memiliki pengetahuan juta meskipun sedikit, semoga harapan-harapan yang disampaikan tadi dapat kita realisasikan ke depan, semoga saya bisa mewujudkan Bandar Lampung bahagia, doakan ya,” tambahnya.
Beberapa titik yang dikunjungi Bung Iqbal di antaranya, kantor koperasi dan operasional nelayan, pasar gudang lelang, dermaga nelayan, dan berkeliling permukiman warga gudang lelang.
Tampak awarga dan nelayan antusias menyambut kehadiran Bung Iqbal yang tidak mereka disangka. Bung Iqbal juga menyampaikan banyak yang harus dievaluasi dan diperbaiki ke depan agar nelayan betul-betul merasakan kesejahteraan.
Kalau dikonsep dan dipikirkan betul-betul, dan pastinya ada keterlibatan pemerintah di dalamnya, lingkungan sekitar pasar gudang lelang ini berpotensi untuk menciptakan ruang wisata baru yang akan mencuri perhatian wisatawan untuk berkunjung ke sini, sudah tergambar di pikiran saya tinggal bagaimana kita bangun persepsi bersama-sama saja,” ujarnya.
Apalagi ada budaya nelayan yang puluhan tahun masih dijaga hingga sekarang, seperti sedekah laut.
“Budaya itu terjaga secara turun-temurun. Budaya seperti ini perlu di apresiasi juga, saya akan ikut andil karena merawat budaya itu lebih sulit daripada menciptakan maka harus betul-betul serius agar tidak punah, saya apresiasi dan support nelayan di sini,” pungkasnya. (red)
Tidak ada komentar