PendidikanPesawaran

Peduli Palestina Siswa-Siswi SMP IT Iqro Gedong Tataan Galang Dana dan Salat Gaib

30
×

Peduli Palestina Siswa-Siswi SMP IT Iqro Gedong Tataan Galang Dana dan Salat Gaib

Sebarkan artikel ini

Pesawaran (LB): Ratusan siswa-siswi TK, SD, Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMP IT) Iqro Gedong Tataan melakukan Salat Gaib dilanjutkan dengan penggalangan dana di lapangan sekolah, Jumat (20/10/2023).

Salat Gaib yang dilakukan sebagai tindakan yang mencerminkan empati, solidaritas dan dukungan dari umat muslim khusunya Sekolah Islam Terpadu Iqro Gedong Tataan untuk rakyat Palestina yang sedang berjuang mempertahankan kemerdekaannya.

Salat gaib yang dilakukan siswa-siswi ini diimami ustaz Ahmad Sodikin, S.Pd. yang juga sebagai pengajar Tahfiz SDIT dan SMPIT Iqro Gedong Tataan bersama ustaz-ustazah tersebut, bertujuan mendoakan muslim Palestina yang telah meninggal dunia demi mempertahankan dan memperjuangkan kemerdekaan serta bagian dari edukasi serta praktek langsung bagaimana pelaksanaan Salat Gaib.

SMP Islam Terpadu Iqro Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran berhasil menggalang dana Rp 11.785.000 yang akan disalurkan sebagai bantuan untuk Palestina.

Salat Gaib itu merupakan salat jenazah yang dilakukan seorang muslim terhadap muslim yang lain yang telah meninggal dunia di tempat yang jauh, Salat Gaib hukumnya sama dengan salat jenazah yaitu fardu kifayah.

Salat gaib berjamaah tersebut diakhiri dengan penggalangan dana untuk Palestina yang berhasil menghimpun Rp. 11.785.000. Dana yang terhimpun, seluruhnya akan disalurkan melalui adararelife yang bekerja sama dengan Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia.

Sementara itu, Kepala SMPIT Iqro Gedong Tataan Srining Dayanti, S.Pd, menyampaikan kegiatan pelaksanaan salat gaib ini sebagai ajang edukasi kepada siswa-siswi yang perlu diajarkan sejak dini.

“Tidak hanya edukasi secara teori, tapi secara praktek langsung sehingga mudah diingat siswa-siswi. Tujuan salat gaib ini adalah mendoakan umat muslim yang telah meninggal dunia, kegiatan ini juga bagian dari seruan serta doa bersama agar peperangan segera dihentikan agar korban jiwa tidak terus bertambah,” ujar Srining Dayanti. (Red)

Kontributor: Agung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *