x

Dampak Aksi Warga Tuntut BPN Ukur Ulang Luas Lahan PTPN VII, Kandir Minta Brimob Patroli Areal Perkebunan

waktu baca 2 minutes
Sabtu, 1 Jul 2023 09:44 0 215 Admin

Pesawaran (LB): Kantor Direksi (Kandir) PTPN VII diduga meminta Satuan Brimob Polda Lampung melakukan patroli di areal perkebunan Tanjung Kemala yang sejak beberapa hari ini diportal massa yang menuntut BPN Pesawaran mengukur ulang tanah PTP yang diduga tanpa izin HGU seluas 329 hektar.

Sempat terjadi perdebatan terkait kehadiran Brimob bersenjata lengkap karena massa yang menduduki lahan tersebut merasa takut, Jumat (30/6/2023).

Sebelumnya beredar kabar bahwa area perkebunan PTPN VII yang diduduki massa yang menuntut BPN Pesawaran mengukur ulang tanah PTPN akan didatangi Brimob.

Menanggapi isu yang beredar, Saprudin Tanjung, salah satu Korlap Aksi massa justru mengaku senang. Dia mengatakan pihaknya menyikapi informasi ini dengan baik. Menurutnya, jika aktifitas ini dikawal Brimob justru menjadi bukti bahwa aksi yang mereka lakukan benar.

“Kalau memang yang selama ini kita perjuangkan salah, tidak mungkin pihak PTPN VII melakukan upaya seperti ini. Kalau Brimob yang sudah turun, artinya sudah mentok PTPN VII itu”, tegas Tanjung.

Selain itu, Tanjung juga membeberkan dampak positif yang diterima warga sekitar PTPN dari aksi-aksinya, kini PTPN bersedia mengeluarkan Qurban, corporate social responsibility (CSR) selama ini tidak dilakukan oleh PTPN.

Hal itu didukung Kades Tamansari Fabian Jaya yang selama ini melihat perjuangan warganya menuntut haknya sebagai ahli waris atas kepemilikan tanah tersebut.

“Saya mendukung perjuangan ratusan warga untuk memperjuangkan haknya. Jumlah ratusan sudah cukup kuat untuk memperjuangkan hal ini, apalagi kalau lebih banyak maka akan lebih ringan pekerjaannya,” ungkap Fabian.

Meskipun demikian, dia berharap agar hal itu dilakukan dengan santun agar tidak terjadi benturan dengan keluarga sendiri.

“Yang kita lawan ini adalah raksasa yang rakus dan haus. Intimidasi dan provokasi pasti akan kita dapatkan, tapi jangan menyerah. Lakukan dengan santun agar tidak berbenturan dengan keluarga sendiri”, tegasnya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Pesawaran Kompol Maryanto di hadapan Kepala Desa Taman Sari Fabian Jaya dan massa yang menduduki area perkebunan PTPN VII mengatakan kehadiran mereka bukan atas perintah pimpinannya melainkan diminta Kandir PTPN VII Lampung. (Tim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA