BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Wali Kota Bandar Lampung Hj. Eva Dwiana angkat bicara terkait laporan pihak Bakso Sony ke Presiden Joko Widodo.
Sebelumnya diketahui manajemen Bakso Sony melaporkan penyegelan semua gerainya ke Jokowi melalui Kantor Staf Kepresidenan (KSP) beberapa hari lalu.
Wali Kota menanggapi santai aduan pihak Bakso Sony. Karena menurutnya masyarakat sudah paham bagaimana kejadiannya.
Eva menegaskan Pemkot Bandar Lampung sudah lama menunggu itikad baik dari pihak Bakso Sony untuk menyelesaikan tunggakan pajaknya.
Bahkan sebelum dilakukan penyegelan, Eva mengaku beberapa kali menggelar rapat dan menjalankan prosesnya sesuai prosedur.
“Jadi mohon maaf. Sebagai wali kota harus profesional, meskipun itu (bakso Sony) juga favorit bunda,” ujarnya, Senin (27/9/2021).
Meski demikian, Eva masih membuka kesempatan jika Bakso Sony memiliki niat baik untuk memakai tapping box.
Karena menurutnya, kotak sadap bukan milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung melainkan milik pemerintah pusat yang dipantau langsung oleh KPK.
“Jadi mohon kepada pihak Bakso Sony, untuk bisa bekerja sama. Datanglah ke Bunda (sapaan Eva-red), kita ngomong baik-baik agar ada solusi,” katanya.
“Bunda pribadi berat, tapi ini hukum, kalau kami tidak menjalankan peraturan, Pemkot salah lagi,” pungkasnya. (*/red)
Tidak ada komentar