x

Evaluasi Sistem Pendidikan, Pemerintah Akan Lakukan Asesmen Nasional

waktu baca 2 minutes
Kamis, 2 Sep 2021 21:09 0 168 Admin

JAKARTA (lampungbarometer.id): Untuk mengevaluasi sistem pendidikan, Pemerintah akan menggelar Asesmen Nasional mulai 20 September 2021. Hasil Asesmen ini tidak akan dipublikasikan dan tidak akan digunakan untuk sistem pemeringkatan sekolah.

“Kami sama sekali tidak ingin melakukan perangkingan. Jadi, jangan sampai hasil ini nanti ditampilkan sebagai ranking,” ungkap Kepala Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kemendikbudristek, Anindito Aditomo dalam Silaturahmi Merdeka Belajar Episode 5 dengan tema “Asesmen Nasional, Paradigma Baru Evaluasi Pendidikan Nasional”, Kamis (2/9/2021).

Menurut Anindito, hal tersebut dilakukan untuk menghindari tekanan sosial yang dialami pihak sekolah dan menghindari hukuman sosial.

Kemendikbudristek menegaskan, Asesmen Nasional dilakukan untuk mengevaluasi sistem pendidikan yang nantinya dapat dijadikan perbaikan dalam kualitas pembelajaran di sekolah.

“Sekali lagi ini merupakan informasi yang memicu evaluasi diri, kita ingin sekolah daerah itu bercermin dan memiliki perencanaan berdasarkan data dan tujuannya untuk perbaikan kualitas pembelajaran,” tegas Anindito.

Untuk menghindari tekanan sosial, Kemendikbudristek tidak akan mempublikasikan hasil Asesmen Nasional. Hasil asesmen akan disampaikan langsung kepada sekolah yang bersangkutan.

“Supaya tidak ada tekanan sosial kita tidak akan mempublikasikan hasil asesmen,” tegas Anindito.

Hasil Asesmen Nasional hanya dapat diakses oleh satuan pendidikan yang bersangkutan. Adapun, hasil asesmen akan digunakan sebagai pengembangan sistem pembelajaran.

“Hasil Asesmen Nasional nanti akan kami kembalikan dalam platform digital yang nanti diberi nama raport pendidikan. Ini nanti diberikan kepada masing-masing kepala sekolah,” katanya.

Berkaitan dengan perangkingan, Konsultan Pendidikan, Evi Gozali mengatakan bahwa perangkingan akan rentan terhadap tindakan bullying.

“Ujian Nasional ini ternyata berdampak terhadap anak sangat besar dibullying. Anak-anak yang secara akademik yang kemampuannya di bawah rata-rata akan merasa sangat minder,” katanya.

“Apalagi sekolah masih menganut sistem perankingan akan rentan terjadi bullying. Nah, alhamdulillah dengan adanya Asesmen Nasional ini Insya Allah bullying tidak akan ada lagi,” ujar Evi. (*/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

September 2021
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
LAINNYA