TULANG BAWANG BARAT (lampungbarometer.id): Puluhan kendaraaan dinas roda empat milik Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat nunggak pajak, bahkan tunggakan hingga dua sampai lima tahun lamanya.
Jumlah tersebut tercatat di Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT) Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).
Ketua Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) setempat Yusli Revo mengatakan bahwa pada sistem data pembayaran ada puluhan kendaraan dinas roda empat (plat merah) menunggak bayar pajak.
“Di sistem pengecekan ada puluhan randis yang nunggak pajak dan bahkan ada yang tidak terdeteksi di sistem pembayaran atau diblokir”, katanya di ruang kerjanya.
Sementara itu, terkait menunggaknya puluhan kendaraan plat merah di Tubaba, BPKAD melalui HGR Siregar, S.E.,M.M., (Kasubid Mutasi dan Penghapusan Barang Milik Daerah) jumlah kendaraan dinas terkecuali randis sewa berjumlah 180 randis dan sudah tercatat baru 50 persen yang meminjam BPKB untuk bayar pajak.
“Saat ini yang tercatat dalam administrasi kami baru 50 persen meminjam BPKB dari 180 randis yang ada di Tubaba. Lalu terkait yang belum bayar pajak hingga sampai tahunan, kami hingga saat ini belum menerima laporan dari bendahara barang di setiap OPD terkait,” pungkasnya. (red)
Tidak ada komentar