BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Adanya informasi keterlibatan oknum Anggota TNI terkait persoalan 40 tenaga buruh PT Malindo Tbk/Prima Fajar warga Jati Rahayu, Kelurahan Campang Jaya, Sukabumi, Kota Bandar Lampung, yang diberhentikan sepihak oleh perusahaan, membuat Dan Tim Intel Kodim 0410/KBL Letda Inf. Sunarto “turun gunung”.
Untuk memastikan informasi tersebut, Letda Inf. Sunarto langsung mendatangi Kantor Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional (LPKN) Kota Bandar Lampung, Jumat (4/6/2021) sekitar Pukul 15.15 WIB.
Kedatangannya adalah untuk mendengar keterangan perusahaan terkait informasi pemberhentian 40 orang tenaga buruh PT Malindo Tbk yang disebut-sebut melibatkan oknum TNI.
Menurut informasi yang dihimpun lampungbarometer.id, Letda Inf. Sunarto bersama rekannya tiba di Kantor LPKN Bandar Lampung sekitar Pukul 15.15 WIB dan disambut langsung Ketua LPKN Kota Bandar Lampung, Roni, serta tokoh masyarakat Jati Rahayu; Imron dan Hamid.
“Kedatangan Pak Narto membuat kami tenang dan berharap persoalan ini cepat selesai. Kami juga berharap beliau dapat menjembatani persoalan warga Jati Rahayu dengan perusahaan, sehingga mereka dapat bekerja di PT Malindo Tbk/Prima Fajar seperti dahulu. Jadi pekerjanya bukan dari luar, tapi kembali warga Jati Rahayu,” ucap Roni.
Menurut Roni, dalam pertemuan ini Letda Inf. Sunarto mengatakan berupaya menyelesaikan persoalan ini dan berjanji akan membantu warga. Menurut dia, TNI akan menjadi kuat dan kokoh bersama rakyat, bukan sebaliknya rakyat takut dengan TNI akibat ulah oknum yang selalu menakuti-nakuti rakyat.
“Saya melihat sosok Pak Narto orangnya baik, sopan dan enak serta mendengarkan keterangan kami dan siap membantu,” ujarnya.
Roni juga mengungkapkan warga Jati Rahayu sudah puluhan tahun bekerja di perusahaan tersebut. Selama warga Perum Jati Rahayu bekerja PT Malindo, kata dia, tidak pernah ada gejolak atau diberhentikan atau diambil alih.
“Sekitar 30 tahun gudang itu dipegang warga Jati Rahayu, dari anemer sampai buruh, belum pernah ada yang bermasalah. Nah, baru pada 2021 ini muncul persoalan, diduga karena ada oknum yang mau ambil alih demi kepentingan pribadi” ungkap Roni.
Dia berharap hadirnya Dan Tim Intel Kodim 0410/KBL Letda Inf. Sunarto, membuat persoalan ini menjadi cair dan warga di sini dapat bekerja kembali seperti semula sehingga tidak ada lagi warga yang menganggur.
“Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Sunarto yang telah bersedia membantu menyelesaikan persoalan ini. Kalau warga bekerja maka situasi akan tenang dan tindak kejahatan bisa diminimalisasi,” pungkasnya. (Rudi/AK)
Tidak ada komentar