BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Komandan Korem 043/Garuda Hitam Brigjen TNI Toto Jumariono S.S., M.I.Kom. mengikuti Video Conference bersama Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi terkait pengamanan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Wilayah Kodam II/Swj di Ruang Ahmad Yani Makorem 043/Gatam, Jumat (23/10/2020).
Dalam kegiatan Vicon dengan Pangdam II/Sriwijaya ini, Danrem didampingi Kasi Intel Kolonel Inf. Agus Wahyudi Irianto, Kasi Ops Kolonel Inf. Slamet Winarto, Kasiren Kolonel Arh. Tri Adrianto dan Pasi Ter Korem 043/Gatam Mayor Arm. Bob Alam.
Pada kesempatan tersebut Mayjen TNI Agus Suhardi menekankan terkait pengamanan Pilkada serentak 2020. Dia juga menginstruksikan agar anggota TNI harus netral dan tidak memihak salah satu calon.

DANREM 043/Gatam Brigjen TNI Toto Jumariono S.S., M.I.Kom. mengikuti Video Conference dengan Pangdam II/Swj Mayjen Agus Suhardi di Ruang A. Yani Makorem 043/Gatam, Jumat (23/10/2020).
“Pedomani netralitas TNI dalam Pilkada, tidak berpihak, tidak ikut atau membantu salah satu pihak dan pedomani Inpres No. 6 Tahun 2020. Terapkan protokol kesehatan pada Pilkada Tahun 2020 melalui sosialisasi dan edukasi secara persuasif, edukatif, humanis dan proposional serta cegah timbulnya kluster baru COVID-19 di Pilkada 2020, “
Lebih lanjut Pangdam menyampaikan terkait daerah rawan konflik Pilkada. Menurut Pangdam, penentuan titik daerah rawan di wilayah selama Pilkada ditinjau dari aspek potensi konflik akibat Pilkada, daerah rawan kesehatan untuk penanganan COVID-19 dan potensi konflik dalam penerapan protokol kesehatan.
“Laksanakan koordinasi dengan Bawaslu agar menginisiasi pembentukan Pokja Penanganan Pelanggaran Protokol Kesehatan COVID-19 pada Pilkada 2020 mulai tingkat provinsi sampai kabupaten/ kota,” tegas Pangdam.
“Sesuai Protokes COVID-19 yang sudah ditetapkan pemerintah, Pilkada 2020 dilaksanakan tanpa pengerahan dan kerumunan massa. Laksanakan koordinasi dengan Polri guna penegakan hukum sesuai SOP dibantu TNI dan Pemda,“ tegas Mayjen TNI Agus Suhardi. (Red)
Tidak ada komentar