x

Gubernur Mirza Bidik Way Rarem Jadi Wisata Unggulan

waktu baca 4 minutes
Kamis, 29 Okt 2026 18:58 0 28 admin

Lampung Utara (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong pengembangan kawasan Bendungan Way Rarem menjadi destinasi wisata unggulan berbasis alam dan budaya. Pengembangan ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, membuka peluang usaha, sekaligus memperkuat identitas budaya Lampung.

Dorongan tersebut disampaikan Gubernur Mirza saat mengunjungi kawasan wisata Bendungan Way Rarem di Desa Wisata Berbudaya Anek Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun, Kabupaten Lampung Utara, Kamis (29/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur bersama Bupati Lampung Utara disambut atraksi seni dan budaya masyarakat. Antusiasme warga tetap terlihat meski kegiatan berlangsung di tengah hujan deras.

Gubernur juga berdialog dengan masyarakat, pengelola wisata, dan generasi muda untuk menyerap aspirasi serta menggali potensi pengembangan pariwisata di kawasan tersebut.

Menurut Mirza, Way Rarem memiliki nilai historis dan strategis bagi masyarakat Lampung Utara. Selain menjadi tempat rekreasi yang menyimpan kenangan bagi banyak keluarga, bendungan tersebut juga berperan penting dalam mendukung pertanian dan kehidupan masyarakat.

“Way Rarem ini memiliki kenangan tersendiri bagi masyarakat Lampung Utara. Saya sendiri pernah datang ke sini bersama orang tua saat masih kecil. Tempat ini bukan hanya destinasi wisata, tetapi juga sumber keberkahan bagi masyarakat karena airnya mendukung pertanian dan kehidupan banyak orang,” ujarnya.

WAY RAREM. Bendungan Way Rarem di Lampung Utara menjadi salah satu urat nadi untuk mengairi lahan pertanian petani. (Foto: Dok. Pemprov Lampung).

Ia menilai, potensi tersebut perlu dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas, terutama bagi perekonomian warga di sekitar kawasan wisata.

Mirza juga mengapresiasi inisiatif kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan generasi muda yang mulai menghidupkan kembali Way Rarem melalui pengembangan atraksi wisata, pasar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pelestarian tradisi lokal.

Menurutnya, kreativitas masyarakat menjadi modal penting untuk membangun destinasi wisata yang memiliki karakter dan daya tarik tersendiri.

“Pemerintah tentu akan mendukung, tetapi kreativitas dan semangat para pelaku wisata menjadi kekuatan utama. Saya mengapresiasi anak-anak muda yang melihat potensi daerahnya dan mau bergerak untuk mengembangkan ekonomi masyarakat melalui pariwisata,” kata Mirza.

Ia berharap pengembangan Desa Wisata Berbudaya Anek Pekurun dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan, penguatan identitas budaya Lampung, serta manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Salah satu potensi yang dapat dikembangkan ialah atraksi wisata berbasis perairan dengan memanfaatkan perahu, disertai kegiatan yang mengangkat kearifan lokal. Gagasan ini diharapkan menjadi daya tarik baru bagi wisatawan sekaligus memperkuat promosi budaya daerah.

Inisiatif tersebut sejalan dengan gagasan generasi muda setempat yang ingin mengadaptasi inspirasi tradisi pacu jalur di Riau ke dalam atraksi perahu dengan identitas khas Lampung.

“Harapannya, Desa Wisata Berbudaya Anek Pekurun ini bisa berkembang menjadi salah satu tujuan wisata unggulan Lampung Utara. Potensi alamnya ada, budayanya ada, dan semangat masyarakatnya juga luar biasa. Semua ini perlu kita kembangkan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lampung Utara mengapresiasi perhatian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap pengembangan pariwisata dan pelestarian budaya di daerahnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan masyarakat diperlukan untuk mengoptimalkan potensi Way Rarem sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal.

Sebelumnya, Ketua Pokdarwis Abung Pekurun, Zidan, menyampaikan bahwa kawasan wisata Way Rarem memiliki potensi besar, tetapi masih membutuhkan dukungan berkelanjutan, terutama dalam penataan kawasan, peningkatan aksesibilitas, dan koordinasi perizinan dengan pihak berwenang.

Pihaknya juga menyiapkan sejumlah gagasan atraksi wisata berbasis budaya, termasuk pertunjukan seni di atas perahu dan pengembangan permainan tradisional untuk menarik minat pengunjung.

Melalui pengembangan Desa Wisata Berbudaya Anek Pekurun, Pemerintah Provinsi Lampung berharap sektor pariwisata dapat menjadi penggerak ekonomi baru di tingkat desa, memperluas peluang usaha masyarakat, dan meningkatkan daya tarik Lampung Utara sebagai tujuan wisata.

Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Gubernur Mirza turut menebar benih ikan gurami dan patin di kawasan Bendungan Way Rarem. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung potensi perikanan sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya perairan.

Penebaran benih ikan diharapkan memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Namun, pelaksanaannya perlu memperhatikan kesesuaian jenis ikan, daya dukung lingkungan, dan keseimbangan ekosistem agar pemanfaatan kawasan tetap berkelanjutan.

Dengan dukungan pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, Way Rarem diharapkan tidak hanya menjadi kawasan wisata alam, tetapi juga ruang pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal. (lpg)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
LAINNYA