x

Itera Dampingi Warga Desa Way Kalam Olah Limbah Daun Pala Jadi Minyak Atsiri

waktu baca 3 minutes
Jumat, 10 Jul 2026 11:26 0 184 admin

Lampung Selatan (LB): Warga Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan dengan didampingi Tim Dosen dan mahasiswa Institut Teknologi Sumatera (Itera) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) mengolah daun pala menjadi minyak atsiri yang bernilai ekonomi.

Daun pala yang selama ini hanya menjadi limbah kini diubah menjadi produk bernilai ekonomi. Hal ini meripakan wujud komitmen Itera untuk terus menghadirkan dampak keilmuan bagi masyarakat.

Ketua Tim PkM Itera, Rio Ardiansyah Murda, S.Hut., M.Si., menjelaskan Program PkM yang dilaksanakan pada 7–8 Juli 2026 merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) yang didanai BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Menurutnya, kegiatan tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga mendorong perubahan nyata dalam cara masyarakat memanfaatkan sumber daya di sekitarnya.

Rio menjelaskan selama ini komoditas pala di Way Kalam belum dimanfaatkan secara optimal. Oleh karena itu, tim Itera mendampingi masyarakat mengolah daun pala menjadi minyak atsiri yang dapat dijadikan bahan kosmetik, obat, aroma terapi, hingga bahan body care.

“Melalui program ini, kami mendorong masyarakat agar tidak hanya menjual pala sebagai bahan mentah, tetapi juga mengolah turunannya. Salah satunya minyak atsiri dari daun pala yang memiliki nilai tambah lebih tinggi,” ujar Rio.

Dalam kegiatan PkM tersebut, masyarakat dilatih menggunakan alat destilasi minyak atsiri. Pelatihan ini diikuti kelompok masyarakat, perangkat desa, serta mitra lokal seperti Pokdarwis Way Terjun dan KUPS Sadar Wisata. Peserta tidak hanya diberi materi, tetapi juga praktik langsung mulai dari persiapan bahan, proses penyulingan, hingga pemisahan minyak.

Rio juga menyampaikan pelibatan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Itera dalam program ini turut memperkuat dampak yang dihasilkan. Mahasiswa tidak hanya terlibat dalam kegiatan teknis, tetapi juga membantu pendampingan masyarakat, dokumentasi, serta promosi produk. Kehadiran mahasiswa menjadi jembatan antara pengetahuan akademik dan kebutuhan nyata di lapangan.

“Program ini menunjukkan peran Itera sebagai kampus yang tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga menghadirkan solusi bagi masyarakat. Dari limbah yang sebelumnya tidak bernilai, kini terbuka peluang ekonomi baru yang dapat dikembangkan oleh warga secara berkelanjutan,” ujarnya.

Selanjutnya dia menyampaikan ke depan, Tim PkM Itera mendorong agar kegiatan ini berlanjut pada tahap penguatan produksi dan pemasaran. Dengan dukungan alat destilasi dan pendampingan berkelanjutan, masyarakat Way Kalam diharapkan mampu menjadikan minyak atsiri daun pala sebagai produk unggulan desa yang memberikan manfaat ekonomi langsung.

Melalui pendampingan ini, warga kini menjadi tahu daun pala yang sebelumnya terbuang dapat diolah menjadi produk yang berpotensi dikembangkan sebagai usaha desa. Pengetahuan teknis yang diberikan juga membuka peluang bagi masyarakat untuk memproduksi secara mandiri dan berkelanjutan.

Program menegaskan komitmen Itera sebagai Kampus Berdampak, yang hadir di tengah masyarakat untuk mendorong hilirisasi potensi lokal, memperkuat ekonomi desa, dan mewujudkan praktik green economy secara nyata.

Selain mendorong lahirnya produk baru, program ini juga mengintegrasikan potensi ekonomi desa dengan sektor pariwisata. Minyak atsiri daun pala akan dijadikan produk unggulan desa yang mendukung daya tarik wisata Way Terjun yang ada di Desa Way Kalam.

Sementara itu, Kepala Desa Way Kalam, Abdul Rosyid menyambut positif program pemberdayaan masyarakat yang digagas Itera ini. Menurutnya, kegiatan ini memberikan solusi konkret bagi pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

“Selama ini daun pala belum dimanfaatkan. Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat jadi tahu cara mengolahnya menjadi produk yang punya nilai jual,” ujar Abdul Rosyid. (Red)

 

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Juli 2026
S S R K J S M
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
LAINNYA