Pesawaran (LB): Bupati Pesawaran Nanda Indira didampingi Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta jajaran perangkat daerah terkait meninjau sejumlah titik infrastruktur yang rusak di Kecamatan Punduh Pedada dan Kecamatan Marga Punduh, Selasa (23/6/2026).
Peninjauan dilakukan sebagai upaya memastikan percepatan penanganan sekaligus mencari solusi jangka panjang untuk mengurangi risiko banjir dan abrasi sungai yang berdampak pada masyarakat.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah tanggul sungai di Desa Sukajaya Pedada, Kecamatan Punduh Pedada. Kondisi sungai yang mengalami pendangkalan serta tingginya debit air saat musim hujan menjadi perhatian karena berpotensi mengancam permukiman warga dan lahan pertanian di sekitar bantaran sungai.
Kepala Desa Sukajaya Pedada, Saadi Yusuf, menjelaskan setiap musim hujan debit air sungai meningkat secara signifikan sehingga menggerus tebing sungai yang berada di dekat rumah warga.
“Ketika hujan deras, debit air meningkat dan mengikis bantaran sungai. Selain mengancam rumah warga, lahan pertanian masyarakat juga terdampak akibat tingginya volume air,” ujarnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Nanda menyampaikan Pemerintah Daerah terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat penanganan. Selain itu, ujar Nanda, pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) telah melakukan survei untuk menyusun perencanaan pembangunan fisik sepanjang 1 kilometer yang direncanakan dilaksanakan pada tahun 2027.
Menurutnya, kondisi pendangkalan sungai menjadi salah satu penyebab berkurangnya kemampuan sungai menampung debit air saat musim penghujan. Oleh karena itu, normalisasi sungai menjadi langkah awal yang penting untuk mengurangi risiko banjir.
Bupati juga mengakui adanya kekhawatiran masyarakat terhadap potensi banjir yang dapat kembali terjadi sebelum pembangunan permanen direalisasikan. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pemerintah desa guna mencari solusi sementara yang dapat dilakukan dalam waktu dekat.
Usai meninjau Desa Sukajaya Pedada, Bupati bersama rombongan meninjau talud di Desa Kunyaian, Kecamatan Marga Punduh yang mengalami kerusakan akibat tingginya debit air saat musim hujan sehingga memerlukan penanganan untuk mencegah kerusakan yang lebih luas.
Sungai tersebut menjadi penghubung utama bagi sekitar 30 kepala keluarga. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat menghambat mobilitas masyarakat, khususnya warga Dusun Induk dan Dusun 2, Desa Kunyaian.
Selanjutnya, Bupati meninjau bibir sungai di Desa Pekon Ampai dan Desa Umbul Limus, Kecamatan Marga Punduh, serta jembatan di Dusun Pematang Awi, Desa Sukajaya Punduh, yang juga mengalami kerusakan.
“Kepada masyarakat diimbau untuk tidak membangun bangunan permanen di sepanjang sungai demi menjaga fungsi aliran sungai sekaligus mengurangi risiko keselamatan warga apabila terjadi luapan air,” ucap Bupati.
Peninjauan ini merupakan salah satu upaya Pemkab Pesawaran memetakan kondisi infrastruktur yang membutuhkan penanganan prioritas sekaligus memastikan langkah-langkah mitigasi segera dilakukan guna mengurangi risiko bencana dan menjaga kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah terdampak. (*/Red)
Tidak ada komentar