x

Gubernur Ajak Perantau Perkuat Persatuan demi Kemajuan Daerah

waktu baca 3 minutes
Senin, 30 Mar 2026 00:38 0 366 admin

Bandar Lampung (LB): Gubernur Rahmat Mirzani Djausal mengajak warga Lampung di perantauan memperkuat persatuan dan meninggalkan sekat perbedaan demi mendorong kemajuan daerah.

Hal itu disampaikan dalam acara Halal Bihalal Idul Fitri 1447 Hijriah/Tahun 2026 Pemerintah Provinsi Lampung bersama Forum Komunikasi Persaudaraan Lampung Perantauan (FK-PLP) di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur, Minggu (29/3/2026).

“Tidak boleh ada pengotak-kotakan. Kita harus bersatu untuk mengejar ketertinggalan dan menyamakan langkah dengan provinsi lain di Indonesia,” tegasnya.

“Perantau tidak pernah memutuskan akar, justru dari tanah rantau banyak putra-putri Lampung yang tumbuh, belajar, dan berkontribusi di berbagai bidang. Ini menjadi kekuatan besar ketika jejaring perantauan terhubung dengan daerah asal,” ujarnya.

Ia menyebut tahun ini pertama kalinya forum perantau Lampung dapat berkumpul dalam suasana halal bihalal. Dalam kesempatan tersebut, Mirza memaparkan kondisi dan potensi Provinsi Lampung. Ia menjelaskan struktur ekonomi Lampung masih didominasi sektor pertanian, khususnya tiga komoditas utama, yakni singkong, padi, dan jagung.

Menurutnya, selama bertahun-tahun harga komoditas tersebut cenderung tidak stabil dan sering mengalami penurunan saat panen yang berdampak pada rendahnya kesejahteraan petani dan tingginya angka kemiskinan.

Selanjutnya Mirza mengungkapkan kondisi tersebut mulai membaik seiring kebijakan pemerintah pusat menaikkan dan menjaga stabilitas harga komoditas, serta penghentian impor singkong. Ia menilai kebijakan ini berdampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat.

“Pendapatan masyarakat meningkat hampir dua kali lipat. Pertumbuhan ekonomi Lampung pada 2025 juga mulai melampaui rata-rata nasional. Aktivitas ekonomi di desa meningkat, terlihat dari naiknya penjualan kendaraan dan distribusi barang ke wilayah perdesaan,” jelasnya.

Meskipun demikian, Gubernur Mirza mengakui keterbatasan anggaran daerah masih menjadi tantangan, terutama dalam pembangunan infrastruktur seperti jalan.

Dengan panjang jalan provinsi mencapai sekitar 1.700 kilometer, kemampuan pembiayaan masih terbatas dibandingkan daerah lain. Oleh sebab itu, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong strategi hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, serta mengembangkan sektor industri dan pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Di sektor pariwisata, Gubernur menyebut jumlah kunjungan wisatawan ke Lampung meningkat signifikan, bahkan melampaui beberapa daerah lain. Namun, ia menilai pengelolaan pariwisata masih perlu ditingkatkan agar memberikan dampak ekonomi yang lebih besar.

Selain itu, Pemprov Lampung juga berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan sektor pendidikan. Mirza mengungkapkan setiap tahun terdapat sekitar 120 ribu lulusan SMA di Lampung, namun kapasitas perguruan tinggi di daerah hanya mampu menampung sekitar 30 ribu mahasiswa.

“Selama ini, sebagian besar lulusan tidak melanjutkan pendidikan atau harus keluar daerah. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita untuk memperkuat sektor pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan meningkatnya kemampuan ekonomi masyarakat saat ini mulai mendorong perubahan pola pikir, di mana semakin banyak keluarga yang berupaya menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi.

“Ini sinyal positif. Artinya, ketika ekonomi membaik, SDM juga akan ikut terangkat. Ke depan, kita harus siapkan ekosistem pendidikan yang lebih baik agar anak-anak Lampung tidak perlu keluar daerah untuk mendapatkan pendidikan berkualitas,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan yang juga Ketua Umum, Zulkifli Hasan, mengajak masyarakat memperkuat kebersamaan, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

Ia menekankan Sumbagsel memiliki sejarah panjang dan potensi besar yang perlu dimanfaatkan secara optimal melalui kolaborasi antardaerah. Dia menilai Lampung memiliki potensi besar di sektor pertanian maupun pariwisata yang perlu didorong dengan dukungan kebijakan dan investasi.

“Lampung ini kaya potensi. Sekarang saatnya kita dorong bersama agar bisa berkembang seperti daerah lain yang sudah lebih dulu maju,” ujarnya.

Zulkifli juga menyoroti pentingnya dukungan Pemerintah Pusat dalam pembangunan infrastruktur dan pengembangan pariwisata di Lampung. Menurutnya, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pusat, dan masyarakat, Lampung berpeluang besar menjadi salah satu daerah unggulan di Indonesia.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Tokoh Lampung Aburizal Bakrie, Anggota DPR RI seperti Putri Zulkifli Hasan, Mukhlis Basri, Irham Jafar Lan Putra dan beberapa tokoh besar Lampung perantauan lainnya. (pim)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maret 2026
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
LAINNYA