Pringsewu (LB): Organisasi perusahaan media, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pringsewu menegaskan akan memposisikan diri sebagai mitra kritis dan strategis bagi pemerintah daerah.
Hal itu disampaikan Ketua Pengcab JMSI Kabupaten Pringsewu, Syaifullah, pasca-Musda II JMSI Provinsi Lampung yang digelar di Hotel Azana Boutiqe Bandar Lampung, Minggu (21/12/2025).
Syaifullah juga mengatakan media siber memiliki peran strategis dalam mendorong dan mengawal setiap pengambilan kebijakan, termasuk program pembangunan di Kabupaten Pringsewu.
”Pada posisi ini JMSI Pringsewu akan menjadi mitra kritis yang konstruktif dalam membangun kepercayaan publik. Perwujudan itu akan dilakukan dengan menyajikan informasi secara akurat dan mendalam,” ucap Syaiful, Rabu (24/12/2025).
Membangun kepercayaan publik, sebut Syaiful, menjadi bagian tak terpisahkan dalam derap dan nafas pembangunan Pringsewu ke depan. Sebab, dalam setiap pengambilan kebijakan dan penyusunan program pembangunan, pelibatan publik merupakan hal mutlak yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.
”Pada posisi ini, kami (JMSI Pringsewu, red) siap menjadi mitra kritis pemerintah daerah. Kami akan bekerja pada koridor dan sesuai fungsi untuk menyajikan informasi yang berimbang, akurat dan mendalam untuk memenuhi apa yang jadi hak publik akan informasi,” imbuhnya.
Dalam membangun ekosistem informasi yang sehat di balik disrupsi informasi yang terjadi, lanjut Syaiful, kecepatan dalam mendistribusikan informasi juga harus dibarengi dengan akurasi data dan sikap profesionalisme.
”Saat ini bukan siapa yang tercepat, melainkan siapa yang mampu menyajikan informasi yang akurat dan mendalam. Saya juga berharap, para pemilik media yang terhimpun di JMSI Pringsewu, bisa terus meningkatkan SDM yang dimiliki, memproduksi informasi yang akurat dan berimbang, sebagai bentuk tanggungj awab kepada publik,” tandasnya. (*/Ansori)
Tidak ada komentar