Lampung Selatan (LB): Kasdam XXI/Radin Inten, Brigjen TNI Andrian Susanto, menegaskan berkomitmen mendukung Polda Lampung demi kelancaran Operasi Zebra Krakatau 2025 dan stabilitas keamanan di Lampung jelang perayaan akhir tahun.
“TNI akan terus bersinergi dengan Polda Lampung dan seluruh unsur terkait untuk memastikan situasi tetap kondusif,” ucap Kasdam saat menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025 di Lapangan Apel Polda Lampung, Way Huwi, Jati Agung, Lampung Selatan, Senin (17/11/2025).
Menurutnya, Kamseltibcar Lantas bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tapi merupakan kepentingan bersama dalam menjaga keselamatan masyarakat. Oleh sebab itu, Kasdam juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam mendukung keberhasilan operasi.
“Kami mengajak seluruh masyarakat meningkatkan disiplin berlalu lintas. Keselamatan di jalan adalah bagian dari budaya tertib yang harus kita bangun bersama,” tegasnya.
Apel Gelar Pasukan Operasi Zebra Krakatau 2025 dipimpin Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf dan dihadiri Wakapolda Lampung Brigjen Pol Drs. Sumarto; Kasrem 043/Gatam Kolonel Inf. Sumarlin Marzuki, Irwasda Polda Lampung Kombes Pol. Yudi Hermawan; pejabat TNI-Polri, serta unsur pemerintah daerah.
Tahun ini kegiatan mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcar Lantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Ops Lilin 2025”.
Dalam amanatnya, Kapolda Lampung menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Polri juga terus meningkatkan modernisasi layanan berbasis teknologi, seperti Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan layanan publik daring, guna memberikan pelayanan yang cepat, akurat, dan transparan.
”Berdasarkan data Januari–Oktober 2025, telah terjadi 1.564 kecelakaan lalu lintas, dengan rincian 466 korban meninggal dunia, 1.990 luka berat, 1.395 luka ringan, serta 238.581 pelanggaran, yang mayoritas dilakukan pengendara usia produktif 26–45 tahun,” ungkap Kapolda.
Operasi Zebra Krakatau 2025 digelar serentak pada 17–30 November 2025, dengan fokus menekan angka pelanggaran, mengurangi fatalitas korban, serta meningkatkan kesadaran berlalu lintas melalui langkah preemtif, preventif, edukatif, persuasif, dan penegakan hukum berbasis tilang manual, ETLE, serta teguran simpatik.
Sasaran prioritas meliputi aksi balap liar, pelanggaran kasat mata, hingga penggunaan knalpot brong.
Kegiatan ini melibatkan pasukan gabungan Korsik Polda Lampung, Denpom TNI AD dan TNI AL, Provost Polda Lampung, Satbrimob, Ditsamapta, Ditpolairud, Ditlantas, staf Polda Lampung, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan Provinsi Lampung. (*/red)
Tidak ada komentar