x

‎Sempat Diduga Korban Laka, Wartawati di Kalsel Tewas Dibunuh Oknum TNI AL ‎

waktu baca 2 minutes
Jumat, 28 Mar 2025 15:45 0 583 admin

Bandar Lampung (LB): Sempat diduga korban kecelakaan karena jasadnya ditemukan di jalan, wartawati di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Juwita (23), ternyata tewas dibunuh oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) berinisial J.

‎Jasad Juwita ditemukan di Jalan Gunung Kupang, Kabupaten Banjar, Minggu (23/3/2025) sehingga sempat diduga korban kecelakaan. Namun belakangan terkuak Juwita tewas dibunuh oknum TNI AL.

‎”Benar, pembunuhan dilakukan oknum TNI AL pangkat I berinisial J,” ujar Komandan Polisi Militer Lanal Balikpapan Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap, dikutip dari detikcom, Jumat (28/3/2025).

‎”Korban seorang wartawati media online,” imbuhnya.

‎Dia menyebut pelaku pembunuhan berdinas di TNI AL selama empat tahun. Pihaknya pun masih mendalami hubungan antara korban dan pelaku.

‎”Perkembangan akan kami sampaikan,” jelasnya.

‎Kejanggalan di Balik Tewasnya Juwita

‎Awalnya Juwita sempat diduga sebagai korban kecelakaan karena ditemukan tewas di tepi jalan. Namun, rekannya mencurigai kematian Juwita jika disebut korban kecelakaan.

‎”Terlalu janggal kalau Juwita disebut kecelakaan tunggal. Kalau laka, pasti bajunya kotor dan rusak,” kata Teny, seperti dilansir detikcom, Senin (24/3/2025).

‎Teny mengatakan melihat ada bekas memar di bawah mata serta dari leher hingga daun telinga sebelah kiri. Padahal Juwita ditemukan menggunakan helm, namun luka parah justru ditemukan di bagian kepalanya.

‎Teny pun mengaku sempat bertukar pesan dengan Juwita sebelum ditemukan tewas.

‎”Pada pukul 10.49 ia masih membalas, dan ketika saya kirimkan lokasi pukul 12.01 pesan saya hanya centang dua, tidak dibaca,” katanya.

‎Di sisi lain, sempat muncul dugaan Juwita tewas usai menjadi korban begal karena dompet dan HP korban tak ditemukan di lokasi kejadian. Namun, Koordinator AJI Persiapan Banjarmasin, Rendy Tisna, meminta jangan buru-buru menyimpulkan.

‎”Jangan buru-buru menyimpulkan sebelum ada bukti yang kuat. Semua kemungkinan dan motif di balik kematiannya harus diperiksa secara menyeluruh, termasuk dugaan kekerasan,” kata Rendy. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maret 2025
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  
LAINNYA