x

Isi Kuliah Umum di Banten, Wagub Nunik Bahas Hukum Islam Dan Hukum Tata Negara

waktu baca 3 minutes
Kamis, 5 Mar 2020 17:50 0 137 admin

BANDARLAMPUNG (lampungbarometer.id): Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim (Nunik) menjadi narasumber utama dalam Kuliah Umum (Studium General) bertema “Islam dan Tata Hukum Negara”, di Aula Prof. K.H. Syadzli Hasan Lantai ll Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Kamis (5/3/2020).

Pada kesempatan itu, Wagub Chusnunia menjelaskan Hukum Islam erat kaitannya dengan Hukum Tata Negara, sebab hukum Islam menjadi referensi hukum tata negara di Indonesia.

WAKIL Gubernur Lampung Hj. Chusnunia Chalim, M.Si., M.Kn., Ph.D. menerima cendera mata dari UIN Sultan Maulana Hasanudin Banten, Kamis (5/3/2020).

“Hukum Islam sangat erat kaitannya dengan Hukum Tata Negara karena menjadi referensi dalam tata negara hukum dan tata negara Indonesia, seperti yang terkandung dalam Pancasila, perundang-undangan hingga sistem politik dan ekonomi,” jelas Nunik.

Dalam proses lahirnya Pancasila, jelas Nunik, dibentuk atas dasar pemikiran mendalam dan atas beberapa pertimbangan untuk kesatuan bangsa Indonesia.

Oleh sebab itu, tidak bisa dipungkiri apabila Pancasila dijadikan ideologi bangsa (Negara Indonesia). Sebagai dasar fundamental kehidupan berbangsa dan bernegara, Pancasila mengandung pemikiran yang mendasar tentang kehidupan kenegaraan yang ideal.

“Syariat Islam menjadi referensi dalam penyusunan Pancasila, terutama pada Sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa yang sudah mencerminkan ajaran tauhid seperti yang ada dalam ajaran Islam,” kata Nunik.

Selanjutnya, kata Nunik, nilai-nilai Islam juga menjadi referensi Sila Kedua Kemanusiaan yang adil dan beradab, Sila Ketiga Persatuan Indonesia, Sila Keempat Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan, serta Sila Kelima Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Nunik menilai sistem demokrasi yang dijalani saat ini sudah sesuai kaidah Islam. “Dari sejarah kemunculan Indonesia sampai hari ini, demokrasi kita sudah menjalankan kaidah Agama Islam, seperti musyawarah yang diajarkan dalam ajaran Agama Islam,” jelasnya.

Nunik juga menyinggung dalam proses berbangsa dan bernegara ada paham radikal yang mengancam keutuhan bangsa Indonesia. Karena itu, sudah selayaknya seluruh elemen bangsa bersatu memperjuangkan Pancasila apapun yang terjadi.

“Jangan sampai kita memberi ruang kepada paham-paham yang dapat memecah belah bangsa. Terlebih era saat ini informasi sangat terbuka. Karena itu, kita harus mendidik bangsa untuk tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” kata Nunik.

Nunik yakin UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten tidak mudah terprovokasi. “Mari kita bersama membangun bangsa, karena mencintai bangsa dan negara juga sebagian dari iman,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Ilzamuddin menyampaikan ucapan selamat datang kepada Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim di UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten.

“Terima kasih kepada Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim yang telah berkenan hadir. Semoga kehadiran Ibu Chusnunia dapat mendorong dan meningkatkan wawasan mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten,” ujar Ilzamuddin. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maret 2020
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
LAINNYA