x

Lulus Marinir Murni Tanpa Biaya, Pemuda Asal Bernung Pesawaran Siap Mengabdi Pada Negara

waktu baca 5 minutes
Sabtu, 26 Nov 2022 19:14 0 286 Admin

Lampung (LB): Pemuda bertubuh tegap dengan tinggi 175 Cm itu bernama lengkap Rifqi Arrahman Fauzi. Lahir di Bernung, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung Tahun 2002, kini dia resmi tergabung sebagai Anggota Kesatuan TNI Korps Marinir.

Sekilas mungkin terkesan biasa-biasa saja, apa menariknya seorang lulusan SMA diterima sebagai Anggota Korps Marinir. Bukankah itu biasa dan memang demikian?

Namun, ada yang berbeda dan menarik untuk dikulik terkait Rifqi Arrahman Fauzi, pemuda kelahiran Bernung ini diterima sebagai Anggota Kesatuan Angkatan Laut Korp Marinir tanpa biaya, dan satu lagi dia tidak punya “bekingan”. Inilah yang menarik.

Cowok yang hidup prihatin bersama datuk dan neneknya di Desa Bernung yang dikenal pendiam ini, bisa diterima di Kesatuan TNI Angkatan Laut Korp Marinir murni atas tanpa biaya. Ya, dia diterima tanpa mengeluarkan uang apapun alias gratis.

Ditemui barometer.id usai Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Siswa Dikmata TNI AL Angkatan XLII/1 TA 2022 di Lapangaan kawah candradimuka Puslatdikdarmil Juanda Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (24/11/2022), Kiki — panggilan akrabnya — yang didampingi sang kakek Mohammad Sanusi dan pamannya Uud Pansi, mengaku sangat bangga dan merasa terhormat bisa bergabung dalam Korps Marinir.

RIFQI, pemuda asal Bernung, Gedong Tataan, Pesawaran, Lampung saat bersalaman dengan Datuknya Mhd. Sanusi usai Pelantikan dan Pengambilan Sumpah, Kamis (24/11/2022).

“Alhamdulillah, saya bisa lulus tes dan kini resmi tergabung sebagai Anggota Korps Marinir. Saya tidak menyangka bisa lulus, semoga saya bisa melaksanakan bakti untuk negara ini dan membuat bangga Datuk dan nenek saya yang ada di Lampung. Merekalah  yang selama ini terus mendukung dan mendidik saya hingga seperti sekarang. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Panglima TNI yang sudah memberi kesempatan kepada saya,” ucap pemuda yang tidak pernah merokok dan minum minuman keras ini.

Kepada para alumni sekolah menengah atas yang bercita-cita menjadi Anggota TNI, dia juga mengajak agar terus semangat dan pantang menyerah. “Untuk kawan-kawan dan adik-adik yang bercita-cita menjadi tentara, kejar cita-cita kalian. Yakinlah selama kita terus berusaha, insya Allah akan ada jalan,” katanya.

Selanjutnya pemuda yang sejak kecil tinggal bersama Kakek dan Neneknya ini terlihat begitu haru, saat Sang Kakek Mhd. Sanusi yang merupakan seorang Veteran Pejuang 45 merengkuh bahunya dengan erat. Tampak tubuhnya bergetar menahan air mata agar tidak jatuh, sementara Sang Kakek tampak tak sanggup menahan air matanya yang menderas.

“Datuk (kakek dalam bahasa Lampung, red) saya adalah Veteran Pejuang 45. Beliaulah yang mendidik saya hingga menjadi begini. Karena itu, saya bertekad untuk melanjutkan perjuangan dan cita-cita datuk saya untuk mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Satu pesan Datuk saya yang selalu saya ingat, menjadi Tentara harus mampu menjaga kehormatan keluarga, korps, dan siap berkorban demi kedaulatan bangsa dan negara,” ucap Kiki dengan suara bergetar.

Kepada barometer.id, Kiki yang sejak berusia delapan bulan telah ditinggal kedua orang tuanya ini, menyampaikan baginya Sang Kakek Mhd. Sanusi dan Nenek adalah segalanya.

“Mereka segalanya bagi saya,” katanya.

KIKI foto bersama paman dan Datuknya usai pelantikan dan pengambilan sumpah, Kamis (24/11/2022). Foto: barometer.id.

Lebih lanjut dia juga menceritakan banyak hal yang dia pelajari dari Kakek dan Neneknya, yang paling utama adalah tentang disiplin dan tanggung jawab serta komitmen untuk tidak mengambil yang bukan hak.

“Pesan Datuk saya, kita harus disiplin dan tanggung jawab serta jangan mengambil yang bukan hak kita,” ucap pemuda yang selama duduk di bangku sekolah rutin membantu neneknya bercocok tanam usai pulang sekolah.

Dia juga mengaku menjadi Prajurit TNI Angkatan Laut sudah menjadi cita-citanya sejak kecil. Kini cita-citanya sudah tercapai, dia berharap hal ini bisa membanggakan keluarga, terutama nenek dan kakeknya.

“Sudah jadi cita-cita Kiki untuk jadi Prajurit TNI AL. Kiki mau Datuk sama nenek bangga Om,” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Sanusi yang mengaku sangat bangga dengan capaian sang cucu, mengaku sangat haru dan bangga melihat cucunya mengenakan pakaian tentara. Kepada cucunya dia berpesan untuk menjadi tentara yang patuh pada Sumpah Prajurit dan senantiasa menjaga hati rakyat.

“Jadilah tentara yang patuh pada Sumpah Prajurit, menjunjung Sapta Marga dan jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat kecil. Ingat tanggung jawab di pundakmu adalah amanah, tetaplah rendah hati dan jangan sekali-kali menjadi Penghianat Bangsa dan Negara,”

“Ingat bagaimana para Pahlawan dulu berjuang untuk Tanah Air tercinta dengan darah dan pengorbanan yang luar biasa. Jangan pernah lupakan jasa para pahlawan, jaga nama baik kesatuan dan jangan hanya berpikir materi,” pesan Sanusi kepada cucunya

Sementara itu, ditemui secara terpisah, di rumahnya di Desa Bernung, kepada lampungbarometer.id (barometer grup), Sang Nenek, May Sarah (74), hanya berharap agar cucunya bisa berguna bagi keluarga, masyarakat dan negara.

“Kiki, pesan nenek jadilah manusia yang berguna bagi agama, bangsa dan negara. Jangan pernah sombong, tetaplah membumi. Kiki harus ingat dari mana kita berasal. Jangan tinggalkan salat ya nak mintalah keberkahan dari Allah SWT, karena hanya kepada Allah kita berdoa dan berharap. Ingat pesan nenek,” ucap May Sarah lirih.

Selamat Rifki, semoga bisa menjadi anak muda yang menginspirasi…

Riwayat Pendidikan
Nama: Rifqi Arrahman Fauzi
SD: SDN 2 Taman Sari, lulus 2014
SMP: SMPN 17 Gedong Tataan, lulus 2017
SMA: SMA Muhammadiyah Gading Rejo, lulus 2020. (Upan/AK)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

November 2022
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
LAINNYA