x

Jadi Pembina Upacara, Bupati Lambar Minta Semua Kepsek Laporkan Proses KBM Pasca Covid-19

waktu baca 3 minutes
Senin, 8 Agu 2022 12:02 0 179 Admin

LAMPUNG BARAT (LB): Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus meminta semua kepala sekolah melaporkan kegiatan proses belajar mengajar pascamelandainya Covid-19.

Hal itu disampaikan Bupati saat menjadi pembina upacara di SMPN 1 Liwa Kecamatan Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat (Lambar), Senin (8/8/2022).

Parosil tiba di SMPN 1 Liwa pada Pukul 7.25 WIB yang disambut antusias para dewan guru beserta siswa/siswi.

Dalam amanatnya, Parosil menyampaikan upacara rutin ini merupakan salah satu upaya menumbuhkan kecintaan terhadap Negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus menegakkan kedisiplinan pada siswa sebagai bentuk tanggung jawab kepala sekolah dan dewan guru.

Bupati menyampaikan kehadirannya dalam upacara di SMPN 1 Liwa ialah sebagai bentuk silaturahmi, melihat langsung proses kegiatan belajar mengajar setelah menghadapi Covid-19.

“Saya ingin mengetahui secara langsung tingkat kedisiplinan guru dan siswa. Saya juga mengharapkan laporan kegiatan belajar mengajar dari seluruh kepala sekolah terkait situasi setelah pandemi Covid-19 melandai,” ujar Parosil.

Menurut Parosil, saat ini kita dihadapkan pada persolan besar, yakni era digital dan keterbukaan informasi yang telah membawa perubahan besar dalam berbagai sendi kehidupan.

“Anak-anakku, kalian merupakan penerus generasi bangsa yang akan melanjutkan generasi kepemimpinan maka harus memiliki bekal. Bukan sekadar ilmu, tapi yang tidak kalah pentingnya yaitu moral,” tutur Pakcik, sapaan akrab Bupati Kopi ini.

Dia juga menyampaikan untuk pembentuk moral ini tidak bisa hanya tanggung jawab sekolah tetapi tentu harus menjadi tanggung jawab bersama; orang tua, aparatur sipil negara dan pihak sekolah.

Selanjutnya dia mengatakan keberhasilan siswa bukan hanya diukur atas kemampuan bidang akademik, tapi bagaimana mengubah perilaku menjadi lebih baik, seperti mencintai teman-temannya dan lebih hormat kepada kedua orang tua serta gurunya.

“Keberhasilan tidak bisa diciptakan sendiri dan diukir sendiri, tapi melewati sebuah proses, baik oleh temanmu, gurumu dan orang tuamu,” ucapnya.

Dia berpesan agar siswa-siswi lebih terbuka terhadap guru, karena guru adalah sebagai orang tua saat siswa berada di sekolah yang dapat membimbing, mengayomi dan mengarahkan ke arah yang lebih baik.

“Jika anak-anakku memiliki persoalan, tolong disampaikan kepada guru, orang tua dan ketua kelasnya agar persoalan tersebut dapat terurai dan terselesaikan,” katanya.

Di hadapan siswa dan guru SMPN 1 Liwa, Parosil juga mengatakan merasa bangga karena beberapa waktu lalu mendapat kunjungan Rektor Universitas Lampung (Unila). Pada kunjungan tersebut, ujarnya, r Rektor Unila mengapresiasi meningkatnya kualitas pendidikan di Kabupaten Lambar.

“Tentu meningkatnya kualitas pendidikan di Kabupaten Lampung Barat ini tidak lepas dari semangat juang para siswa/siswi dan guru. Rajinlah belajar karena cita-cita yang akan diraih tidak terlepas dari kesungguhan kita belajar serta adanya moral yang baik pada diri kita,” katanya.

Usai upacara, Bupati menyerahkan sertifikat penghargaan kepada siswa berprestasi, yaitu:

1. Muhamad Gibran Al Hilabi kelas 8 A, Juara 1 Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP Tingkat Provinsi.

2. Hesekiel Marulitua Situmeang kelas 8 A Juara 3 Karate Tingkat Provinsi Lampung

3. Afif Sani Ghuasadlah kelas 9 A, Juara 1 Lomba Lari 1.000 Meter Putra.

Selain itu, juga dilakukan pemberian doorprize terhadap siswa-siswi yang bisa menjawab pertanyaan mengenai Pitu Program yang dicanangkan Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus bersama Wakil Bupati Drs. Mad Hasnurin (PM). (*/sandori)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA