x

SMK 2 Mei Ikuti Edukasi Otomotif, Literasi Digital, dan Bahaya Narkoba

waktu baca 3 minutes
Minggu, 25 Okt 2026 12:38 0 92 admin

Bandar Lampung (LB): Siswa SMK 2 Mei Bandar Lampung mendapat bekal pengetahuan tentang dunia otomotif, literasi digital, dan keselamatan berkendara melalui program Lampung Post Otomotif Goes to School 2026, Sabtu (25/10/2026).

Mengusung tema “Kenali Otomotif, Cerdas Bermedia, Aman Berkendara”, kegiatan yang digelar Lampung Post ini memadukan edukasi otomotif dengan penguatan kemampuan bermedia digital bagi pelajar sekolah menengah kejuruan (SMK).

Program ini juga menggandeng Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Yamaha. Kegiatan dikemas dalam bentuk talkshow interaktif dengan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang.

Materi edukasi antihoaks disampaikan Ricky Marly, Redaktur Lampung Post. Sementara itu, Setiaji Bintang Pamungkas, jurnalis Lampung Post, membahas dasar-dasar penggunaan media sosial secara bijak.

Kepala SMK 2 Mei Bandar Lampung, Drs. H. Muchyidin, mengapresiasi kegiatan tersebut karena memberikan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan siswa di tengah perkembangan teknologi dan industri otomotif.

SMK 2 Mei Bandar Lampung kolaborasi dengan Media Lampung Post, BNN dan Yamaha menggelar kegiatan Edukasi literasi digital dan bahaya narkoba, Sabtu (25/10/2026).

Menurutnya, edukasi di luar kelas seperti ini penting untuk memperluas wawasan peserta didik, sekaligus membangun kesadaran tentang penggunaan media sosial secara bijak dan pentingnya keselamatan saat berkendara.

“Kami mengapresiasi kegiatan Lampung Post Otomotif Goes to School 2026 karena memberikan nilai tambah bagi siswa. Mereka tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang dunia otomotif, tetapi juga belajar menangkal hoaks, menggunakan media sosial secara positif, serta memahami pentingnya keselamatan berkendara,” ucap Drs. H. Muchyidin.

“Kolaborasi antara dunia pendidikan, media massa, dan industri merupakan salah satu kolaborasi yang tepat untuk meningkatkan kualitas siswa secara akademik. Dengan kegiatan kolaborasi ini, siswa tidak hanya berkembang dari sisi kompetensi kejuruan, tetapi juga memiliki karakter, kreativitas, dan kecakapan digital yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan masa depan,” kata H. Muchyidin.

Anggota BNN Provinsi Lampung, Medinawati, S.E., dalam pemaparannya memberikan edukasi bahaya narkoba.
Medinawati menyampaikan bahaya narkoba, dampak penyalahgunaan terhadap kesehatan dan kehidupan sosial, serta konsekuensi hukum bagi pelakunya.

“Penyalahgunaan narkoba dapat mengganggu fungsi otak, merusak kesehatan fisik dan mental, memicu ketergantungan, serta menghambat pendidikan dan masa depan. Dampaknya juga dapat meluas ke lingkungan keluarga dan pergaulan,” ungkap Medinawati.

Dia juga menjelaskan selain risiko kesehatan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika juga memiliki konsekuensi hukum serius. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman pidana berbeda sesuai jenis tindak pidana, peran pelaku, jenis dan jumlah narkotika, serta ketentuan hukum yang berlaku.

“Keberanian menolak ajakan, memilih lingkungan pergaulan yang sehat, dan mencari bantuan dari orang dewasa tepercaya menjadi langkah penting untuk melindungi diri,” tegasnya.

Adapun materi otomotif disampaikan Manajer Education Yamaha, Witoni, yang membekali peserta dengan wawasan seputar dunia otomotif.

Suasana kegiatan berlangsung santai dan interaktif melalui sesi tanya jawab, kuis, serta content challenge. Siswa tidak hanya diajak memahami perkembangan dan peluang karier di industri otomotif, tetapi juga didorong untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keselamatan berkendara.

Penguatan literasi digital turut menjadi perhatian dalam kegiatan ini. Para siswa diajak mengenali informasi palsu, memahami penggunaan media sosial secara bertanggung jawab, serta mengembangkan kreativitas melalui pembuatan konten video pendek yang positif dan bermanfaat.

Melalui kegiatan ini, Lampung Post bersama BNN dan Yamaha mendorong pelajar SMK agar tidak hanya memiliki keterampilan sesuai bidang kejuruan, tetapi juga mampu menjadi pengguna media digital yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab serta pengendara yang mengutamakan keselamatan serta menjauhi narkoba, dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara. (*/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
LAINNYA