Pesawaran (LB): UPTD SDN 9 Padang Cermin Kabupaten Pesawaran memprioritaskan kebersihan lingkungan sekolah dan kenyamanan siswa sebagai salah satu cara menjaga meningkatkan prestasi belajar siswa.
Ditemui di ruang kerjanya baru-baru ini, Kepala UPTD SDN 9 Padang Cermin, Muji Wahana, S.Pd.I, mengatakan sekolah yang dipimpinnya terus berupaya meningkatkan prestasi siswa melalui berbagai cara, salah satunya dengan menjaga kebersihan lingkungan sekolah serta menciptakan hubungan harmonis antar guru dan seluruh warga sekolah.
Kepala Sekolah yang pernah bertugas di salah satu sekolah di Pulau Legundi ini memberikan alasannya, mengapa menjadikan kebersihan lingkungan sekolah sebagai prioritas dalam upaya meningkatkan prestasi sekolah.

MAKAN TUMPENG BERSAMA. Tampak guru SDN 9 Padang Cermin makan nasi tumpeng bersama di sekolah dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2025. (Foto: lampungbarometer.id)
”Prestasi sekolah itu sangat bergantung kepada siswa. Untuk menjadikan siswa berprestasi banyak hal yang harus dipenuhi, salah satu yang terpenting menurut kami adalah lingkungan belajar yang bersih dan sehat sehingga siswa bisa belajar dengan nyaman,” ucap Kepala Sekolah yang lebih akrab dipanggil Pak Wahono ini.
“Kalau lingkungan sekolahnya kotor, sampah berserakan, dinding kelas penuh coretan, rasa-rasanya sangat sulit proses belajar mengajar bisa berlangsung dengan baik. Kalau sudah begitu, berat untuk bisa berprestasi,” ujarnya.
Selanjutnya dia menjelaskan saat ini sekolahnya memiliki 147 siswa dan 10 guru. Dari 10 guru yang ada, ucapnya, dua guru berstatus PNS.

BERSIH. Halaman SDN 9 Padang Cermin Kabupaten Pesawaran terlihat bersih dan asri tanpa sampah. (Foto: lampungbarometer.id)
Lebih lanjut dia menyampaikan merasa bersyukur karena hubungan antarguru terjalin dengan baik sehingga program sekolah juga bisa berjalan dengan baik.
“Alhamdulillah semua guru bisa saling bekerja sama berkolaborasi untuk mendidik anak-anak. Ini juga menjadi modal penting dalam upaya kita meningkatkan prestasi SDN 9 Padang Cermin ini,” pungkasnya. (ansori)
Tidak ada komentar