Berita NasionalRagam

Gunung Marapi di Sumbar Erupsi, 11 Pendaki Tewas, 12 Hilang dan 49 Berhasil Diselamatkan

33
×

Gunung Marapi di Sumbar Erupsi, 11 Pendaki Tewas, 12 Hilang dan 49 Berhasil Diselamatkan

Sebarkan artikel ini

Lampung (LB): Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) erupsi sejak Minggu (3/12/2023) sore dan disebut mengakibatkan 11 pendaki tewas dan 49 pendaki berhasil diselamatkan.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat terjadi sembilan kali letusan dari Gunung Marapi sejak erupsi pada Minggu sore.

“Setidaknya ada sembilan kali (secara instrumental). Hanya yang terlihat secara visual yang pertama saja karena gunung tertutup kabut,” kata Kepala PVMBG Badan Geologi Hendra Gunawan.

“Tapi setelah yang pertama erupsi susulan, sangat kecil sekali energinya dan berangsur mengecil,” imbuhnya.

Hendra mengatakan erupsi di Gunung Marapi didasari dari siklus tahunan. Gunung tersebut mengalami erupsi tiap dua hingga empat tahun.

Dilansir dariĀ Antara, Senin (4/12/2023), Kepala Kantor SAR Kota Padang, Sumatera Barat Abdul Malik menyebut hingga saat ini tim penyelamat masih di lokasi untuk melakukan penyisiran.

“Pencarian hingga pukul 07.10 WIB tim gabungan berhasil menemukan tiga orang dalam keadaan selamat dan 11 orang meninggal dunia,” kata Kepala Kantor SAR Kota Padang Abdul Malik.

Abdul mengatakan jumlah survivor yang berhasil didata tim gabungan sebanyak 75 orang, dengan 49 orang di antaranya berhasil dievakuasi dan kondisi mereka selamat.

Sebagian dari pendaki yang dievakuasi tersebut dibawa ke rumah sakit di Kota Bukittinggi dan Kota Padang Panjang untuk mendapatkan perawatan intensif, sementara beberapa pendaki telah kembali ke rumah masing-masing.

“Saat ini tim masih dalam proses evakuasi dari puncak Gunung Marapi ke bawah,” kata dia.

Tim gabungan masih konsentrasi mencari 12 pendaki yang belum diketahui keberadaannya. Terkait 11 korban meninggal dunia, SAR Kota Padang belum bisa memberikan identitas korban karena masih dalam tahap pendataan.

Berdasarkan data SAR Kota Padang 49 pendaki yang berhasil dievakuasi dan sudah turun, yakni: Iqbal, Jeni, Toni Alifian, Al Fajri, Selastri Anggini, Nur Rizki, Muhammad Suyudi, Shadam Romeigo, Adipatiawarman, Muhammad Alif, Lingga Duta Andrefa, Muhammad Faith Ewaldo, Elika Maharani, Dewi Anggraini, dan Naomi Johana Simanjuntak.

Selanjutnya Sri Wahyuni, Banget Hasiholan Mare-Mare, Nolianus Hogejau, Lolita Veronica, Nabila Habibba Rabbi, Diyah Surya Purnama Sari, Noor Annisa Alsyarrina Putri Lubis, Didik Salahudin, Happy Nurafni, Irwan, Syaiful Anwar, Lili, Ahmad Albar, Edho Rustamsyah, Deswita, Kasih, Brima Danu, Ikhwanudin, Firnando Situmorang dan Widya Azhamul Fadilah Zain.

Kemudian, Rexy Wendesta, Irvanda Mulya, Bima Pratama Nasra, Tita Cahyani, Zulfadil Alzukri, Michael Ahmad Zofthi, Hendra, Rofid Alhakim, Rahmat Agus, Chandra Sahiloho, Lidia Fatmasari, Zhafirah Zahrim Febrina, Aditya Sukirno Putra, dan Muhammad Fadli.

Sementara itu dikutip dari detikcom, Plh. Kepala BKSDA Sumbar, Dian Indriati, mengatakan kini jalur pendakian ke Gunung Marapi ditutup sementara, warga juga dilarang mendekati Gunung Marapi hingga radius 3 kilometer.

“Saat ini Gunung Marapi waspada. Jadi kami menutup semua aktivitas ke Gunung Marapi. Baik kegiatan masyarakat ataupun pendaki,” ujar dia. (*/ak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *