BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Pemerintah Kota Bandar Lampung berencana akan membangun tanggul laut dan tanggul muara sungai dalam upaya mengantisipasi banjir rob.
Bencana banjir yang sering terjadi di setiap musim hujan dipengaruhi beberapa faktor berupa curah hujan yang di atas normal dan adanya pasang naik air laut.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan Pemerintah Kota Bandar Lampung akan membangun tanggul laut dan tanggul muara sungai untuk mengantisipasi fenomena banjir rob yang disebabkan pasang surut air laut maupun penurunan muka tanah pada beberapa kawasan.
“Kemarin Dinas PU (Pekerjaan Umum) juga sudah ‘ngomong’ sama Bunda, buat pintu air. Supaya airnya kalau suatu saat naik, kita bisa tutup. Peninggian pondasi sungai akan kita lihat, karena katanya airnya naik dekat laut. Air pasang dia akan pasang juga, jadi agak ditinggikan. Untuk mengantisipasi banjir,” ujar Eva Dwiana saat berkunjung di Kecamatan Panjang, Jumat (19/3/2021).
Pengerjaan fisik normalisasi sungai yang dijadwalkan pada 2022 mendatang diawali dengan melakukan pengerukan sedimentasi sungai, salah satunya Way Awi di Kelurahan Jagabaya 1 Kecamatan Way Halim.
Di samping curah hujan tinggi di atas normal dan adanya pasang naik air laut, banjir juga disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan seperti membuang sampah ke sungai, membangun permukiman di bantaran sungai dan daerah dataran banjir, daerah resapan, dan penggundulan hutan.
Oleh sebab itu, Eva meminta semua pihak yang terkait untuk terjun langsung mulai dari camat, lurah, masyarakat.
“Kita minta kerja sama yang baik. Kalau kita mengharapkan pemerintah saja tidak bisa. Tapi bagaimana masyarakat juga tidak buang sampah di sungai, jaga kebersihan,” Eva menambahkan.
Kota Bandar Lampung mempunyai 2 sungai besar yaitu Way Kuripan dan Way Kuala, dan 23 sungai-sungai kecil.
“Sungai di Bandar Lampung banyak sekali. Bunda sudah instruksikan kepada camat dan lurah harus bisa menjaga sungai-sungai yang ada di Kota Bandar Lampung,” pungkas Eva.
Semua sungai tersebut merupakan DAS (Daerah Aliran Sungai) yang berada di wilayah Kota Bandar Lampung dan sebagian besar bermuara di Teluk Lampung dengan total luas sempadan sungai ±107,37 Ha. (Herdi)
Tidak ada komentar