Jakarta (LB): Kerja sama akademik antara UIN Raden Intan Lampung dan Tomsk State University (TSU) Rusia terus diperluas. Penguatan kolaborasi pendidikan dan riset itu mengemuka dalam audiensi Wakil Rektor Hubungan Internasional TSU Prof. Artem Yu. Rykun dengan Menteri Agama RI Prof. Nasaruddin Umar di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Rabu (16/9/2026).
Audiensi tersebut turut dihadiri Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Wan Jamaluddin Z, didampingi Wakil Rektor II Prof. Dr. Safari, M.Sos.I., dan Wakil Rektor III Bambang Budiwiranto, Ph.D.
Dalam pertemuan itu, Prof. Rykun memperkenalkan TSU sekaligus memaparkan berbagai peluang kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian. Ia juga menjelaskan perkembangan kolaborasi TSU dengan UIN Raden Intan Lampung yang telah berlangsung sejak 2023.
Prof. Rykun menjelaskan, TSU merupakan salah satu universitas tertua di kawasan Siberia dan bagian Asia Rusia. Kota Tomsk, tempat universitas tersebut berada, dikenal sebagai kota akademik dengan kehidupan masyarakat yang beragam.
Menurut Prof. Rykun, kehidupan masyarakat Muslim di Tomsk juga berjalan berdampingan dengan pemeluk agama lain. Terdapat dua masjid yang berada tidak jauh dari kawasan universitas, sehingga menjadi bagian dari lingkungan yang mendukung keberadaan mahasiswa internasional, termasuk mahasiswa Muslim.
Di bidang riset, Prof. Rykun menyampaikan TSU memiliki 12 institut penelitian yang bekerja secara independen dari universitas. Kolaborasi dengan Indonesia, kata dia, diarahkan tidak hanya untuk memperkuat pendidikan, tetapi juga pengembangan penelitian.
Salah satu kolaborasi riset yang telah dilakukan bersama UIN Raden Intan Lampung berkaitan dengan antibacterial coatings yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan konstruksi kelautan, rumah sakit, hingga material medis.
Prof. Rykun juga menyampaikan harapan agar kerja sama tersebut dapat membuka semakin banyak peluang bagi mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan studi di TSU, termasuk pada jenjang pascasarjana.
Peluang itu sejalan dengan skema Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) LPDP Kementerian Agama RI. Sebelumnya, Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (Puspenma) Kemenag RI, Dr. Ruchman Basori, M.Ag., menyampaikan dalam rangkaian 2nd International Conference on Halal, Applied Science, and Technology (IC-HaSTI) 2026 di UIN Raden Intan Lampung, Selasa (15/9/2026), bahwa TSU telah masuk dalam daftar perguruan tinggi penerima BIB Kemenag.
Skema kerja sama tersebut juga membuka peluang pengembangan program Double Degree atau Dual Degree. Dukungan pembiayaan dapat dikembangkan melalui skema co-funding antara Pemerintah Rusia dan BIB Kementerian Agama.
Melalui skema tersebut, mahasiswa berpeluang menempuh pendidikan di UIN Raden Intan Lampung dan TSU dengan komponen pembiayaan yang ditanggung oleh masing-masing pihak sesuai mekanisme kerja sama.
Prof. Rykun turut menyampaikan apresiasi terhadap hubungan akademik yang telah dibangun bersama UIN Raden Intan Lampung. Ia mengingat kunjungan Rektor Prof. Wan Jamaluddin ke TSU yang sebelumnya juga didampingi Bambang Budiwiranto, yang kini menjabat Wakil Rektor III UIN RIL.
Sementara itu, Rektor UIN Raden Intan Lampung Prof. Wan Jamaluddin menyampaikan bahwa kerja sama dengan TSU telah memberikan kontribusi terhadap pengembangan riset di lingkungan UIN RIL.
Menurutnya, melalui asistensi TSU, UIN Raden Intan Lampung memperoleh dukungan pendanaan dari Pemerintah Federasi Rusia untuk penelitian di bidang sains dan teknologi.
“Berkat asistensi TSU, kami mendapatkan pendanaan dari Pemerintah Federasi Rusia sebesar 60 rubel atau sekitar Rp5 miliar, untuk penelitian di bidang sains teknologi,” kata Prof. Wan.
Menag Prof. Nasaruddin Umar menyambut baik pertemuan tersebut. Dalam audiensi itu, Menag juga menyampaikan rencana untuk berkunjung ke TSU Rusia.
Selain perguruan tinggi, Menag menyampaikan bahwa Kementerian Agama memiliki pondok pesantren yang dapat menjadi bagian dari pengembangan kerja sama pendidikan dengan pihak Rusia.
Pertemuan tersebut ditutup dengan penyerahan cinderamata antara kedua pihak.
Audiensi dengan Menag berlangsung sehari setelah pelaksanaan IC-HaSTI 2026 di UIN Raden Intan Lampung, Selasa (15/9/2026).
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Kementerian Agama melalui Puspenma bersama Tomsk Consortium of Universities and Scientific Organizations Russia menandatangani kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian.
Sebelumnya, Prof. Rykun juga hadir sebagai salah satu narasumber internasional dalam rangkaian IC-HaSTI 2026 di UIN Raden Intan Lampung.
Pertemuan dengan Menag tersebut menjadi bagian dari rangkaian penguatan hubungan akademik yang telah dibangun antara UIN Raden Intan Lampung, TSU Rusia, dan Kementerian Agama, khususnya dalam pengembangan pendidikan, riset, mobilitas mahasiswa, serta peluang kerja sama akademik lintas negara. (ril)
Tidak ada komentar