x

Pengelola Dapur Harus Punya Komitmen Moral, GAPEMBI Jangan Jadi Makelar!

waktu baca 3 minutes
Rabu, 20 Mei 2026 23:34 0 88 admin

Bandar Lampung (LB): Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyoroti pentingnya profesionalisme dan komitmen moral pengelola dapur MBG (Makan Bergizi Gratis). Ia juga menekankan anggaran besar yang digelontorkan pada program tersebut merupakan mandat rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara mutlak.

Pernyataan tegas ini disampaikan Jihan saat menjadi narasumber utama Talkshow bertajuk “SPPG Profesional untuk Indonesia Emas 2045” yang dihelat Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) di Ballroom Hotel Radisson, Selasa (19/5/2026).

Jihan mengatakan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) yang harus dimiliki dapur MBG atau biasa disebut SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) bukan sekadar lembar keterangan, melainkan sebagai jaminan atas komitmen untuk mengelola dapur secara bersih dan sehat.

Standardisasi mutu kesehatan itu dinilai krusial mengingat tantangan geografis Indonesia yang beriklim tropis dengan kelembapan tinggi.

“Maka tidak bisa ditawar-tawar lagi perlu pengawasan rutin dan ketat seperti audit gizi, pemeriksaan berkala kandungan bakteri E. coli,” imbuhnya.

*Sikap Sekber Dewan Pers

Komisioner I Sekber Donny Irawan berharap SPPG harusnya mencermati lalu menyikapi arahan Wagub Jihan dengan benar-benar mengimplementasikannya.

“Hendaknya spirit positif yang telah disampaikan Ibu Jihan jangan hanya berhenti sebatas talkshow. Anggota GAPEMBI harusnya bisa mengaplikasikannya. Apalagi ketentuan yang disampaikan itu selaras dengan isi juknis MBG,” jelas Donny yang merupakan Ketua SMSI Provinsi Lampung itu.

Dia menambahkan, tidak ada alasan bagi SPPG untuk abai dan lalai dalam melaksanakan tugas, karena semua itu sudah dibayar oleh pemerintah. “Jadi sejatinya ini bukan kerja suka rela, tapi negara sudah keluarkan anggaran besar untuk mengongkosi MBG.”

Komisioner II Sekretariat Bersama (Sekber) 3 Asosiasi Media Siber Konstituen Dewan Pers Provinsi Lampung, Ahmad Novriwan, merespon positif keterangan yang disampaikan Wagub Jihan terhadap SPPG yang hingga sekarang masih abai dan teledor terhadap pengelolaan menu di dapur-dapur MBG.

“Padahal pengelolaan di dapur sangat menentukan kesehatan para penerima manfaat. Jadi ini berantai. Buat apa komposisi menunya mengandung gizi kalau pengelolaannya tidak higienis. Tentu sia-sia. Atau malah berpotensi menjadi racun, apalagi bila berlangsung secara terus menerus,” kata Novriwan.

Terkait GAPEMBI, Novriwan mengingatkan agar tidak memetamorfosis dirinya menjadi makelar dalam pengadaan kebutuhan dapur. GAPEMBI harus mampu menghidupkan ekosistem perekonomian desa dalam menyiapkan bahan baku karena hal ini menjadi komitmen Sekber pada saat dibentuk.

Sementara Komisioner III Sekber Hendri Std yang juga Ketua AMSI Lampung, menganggap apa yang disampaikan Wagub Jihan tak ubahnya sebagai kritikan tajam.

“Hanya saja dikemas secara satire. Sebab, buat apa dia menyoroti poin SLHS, misalnya, kalau tidak ada masalah di sana. Publik juga sudah tahu betapa masih banyak dapur MBG yang menyiapkan menu secara ugal-ugalan. Sebab sudah jelas-jelas belum memiliki sertifikat, tapi sudah diperbolehkan memasak dan mendistribusikannya ke pelajar. Kenapa bisa begitu, seharusnya KPPG Lampung yang menjelaskannya,” katanya.

Hendri juga menyoroti kinerja KPPG Provinsi Lampung atau Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi yang tidak optimal. Menurutnya, institusi yang merupakan kepanjangan tangan Badan Gizi Nasional yang berada di daerah, semestinya dapat menunjukkan sikap proaktif.

“Sekarang kita sudah tahu ada GAPEMBI yang Ketua DPW-nya M. Muslih. Sebelumnya juga diketahui ada Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia atau APPMBGI yang Ketua DPD-nya Putri Nilam Suri Djausal,” ungkap Hendri.

“Tunggu apalagi, KPPG dan Satgas MBG Pemprov Lampung duduk bareng sambil ajak para bos dapur MBG itu. Tegas-tegasan aja, bahwa atas nama perlindungan keselamatan masyarakat Lampung, setiap SPPG harus patuh jalankan juknis. Siapa yang mbalelo disangsi,” ungkap Hendri seraya menegaskan kalau memang semua pihak mau serius membenahi MBG Lampung. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mei 2026
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
LAINNYA