x

Pemkab Pesawaran Gerak Cepat Tangani Dermaga Pahawang yang Roboh Diterjang Ombak ‎

waktu baca 2 minutes
Jumat, 1 Agu 2025 10:28 0 435 admin

Pesawaran (LB): Pemkab Pesawaran meninjau Dermaga Pulau Pahawang, Kecamatan Marga Punduh, Kamis (31/7/2025), yang roboh akibat diterjang ombak menyusul hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Rabu (30/7/2025).

‎Kunjungan beberapa OPD ini dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat dan dihadiri Kepala BPBD, Plt. Kasat Pol PP, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perhubungan, Plt. Kepala Dinas Pariwisata, Plt. Kepala Dinas PRKP, Camat Teluk Pandan, serta Camat Marga Punduh.

‎Dalam kunjungan ini, rombongan diterima Kepala Desa Pulau Pahawang dan perwakilan masyarakat. Mereka juga melakukan pertemuan dan diskusi untuk membahas langkah-langkah penanganan darurat serta perencanaan jangka panjang agar aktivitas perekonomian masyarakat yang bergantung pada akses laut tidak terhenti.

‎Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Zainal Fikri, menjelaskan dalam jangka pendek pihaknya akan membangun konstruksi darurat berupa jembatan kayu guna memastikan mobilitas warga tetap berjalan.

‎“Untuk solusi jangka panjang, kami akan mendesain pembangunan dermaga permanen. Kami juga menerima masukan dari pihak desa agar dermaga dilengkapi dengan pendalaman perairan, sehingga kapal-kapal berukuran besar dapat bersandar dengan aman,” ujarnya.

‎Sementara itu, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Pesawaran melaporkan bencana yang terjadi di wilayah pesisir bukan hanya kerusakan dermaga, tetapi juga mencakup banjir dan tanah longsor akibat intensitas hujan yang tinggi yang melanda beberapa kecamatan seperti Marga Punduh, Padang Cermin dan Teluk Pandan.

‎Laporan terbaru per Kamis, 31 Juli 2025 pukul 12.00 WIB, menyebutkan hujan deras dan gelombang pasang menyebabkan meluapnya Way Punduh hingga menggenangi permukiman warga sejak pukul 21.00 WIB.

‎Total sebanyak 89 rumah warga terdampak banjir di Kecamatan Marga Punduh dan Padang Cermin; Desa Umbul Limus tercatat 32 rumah terdampak, disusul Desa Banjaran 35 rumah dan kerusakan bronjong sepanjang 50 meter. Di Desa Tajur terdapat 9 rumah dan tanggul sepanjang 40 meter dilaporkan terdampak, dan di Desa Pekon Ampai 13 rumah terdampak banjir.

‎Sementara di Kecamatan Teluk Pandan, material longsor dan pohon tumbang di Desa Batu Menyan sempat menutup akses jalan, sehingga kendaraan tidak dapat melintas. Proses pembersihan dan evakuasi material dilakukan secara gotong royong oleh warga dibantu petugas. Beruntung, bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa. Kondisi terkini dilaporkan telah membaik, banjir telah surut dan jalan sudah bisa dilalui kembali.

‎BPBD menyatakan proses pendataan kerusakan dan kerugian masih terus berlangsung, dan laporan lengkap akan diperbarui secara berkala. (*/ansori)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Agustus 2025
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
LAINNYA