x

Program P5, Ratusan Pelajar SMANDA Muli Antusias Ikuti Pelatihan ‘Kilat’ Menulis Puisi

waktu baca 3 minutes
Rabu, 24 Jan 2024 23:23 0 131 admin

Lampung Utara (LB): Ratusan siswa siswi SMAN 2 Abung Semuli (SMANDA Muli) Lampung Utara, Provinsi Lampung antusias mengikuti pelatihan singkat Cipta dan Baca Puisi dengan narasumber salah satu penyair Lampung Anton Kurniawan, Rabu (24/1/2024).

Kepala SMAN 2 Abung Semuli Budi Cahyono, M.Pd. mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka melaksanakan Project Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan Tema “Bhineka Tunggal Ika”.

Budi mengatakan P5 merupakan upaya untuk mendorong tercapainya Profil Pelajar Pancasila dengan menggunakan paradigma baru melalui pembelajaran berbasis projek.

Melalui program P5 ini siswa diharapkan  dapat memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk “mengalami pengetahuan” sebagai proses penguatan karakter, sekaligus kesempatan untuk belajar dari lingkungan sekitarnya.

BACA KARYA. Salah satu guru SMAN 2 Abung Semuli yang mendampingi siswa siswi dalam latihan menulis puisi Program P5 Tema Bhineka Tunggal Ika, membacakan hasil karyanya di depan siswa siswi.

“Jadi gini, program P5 ini merupakan program pemerintah di era kurikulum merdeka belajar saat ini. Melalui program ini guru diharapkan dapat menemani proses pembelajaran peserta didik untuk menumbuhkan kapasitas dan membangun karakter luhur seperti yang dijabarkan dalam Profil Pelajar Pancasila,” ungkap Budi.

“Tema kita kali ini adalah Bhineka Tunggal Ika yang berkaitan dengan keragaman budaya yang lebih dominan ke ras, suku, etnis (kelompok marginal dan kelompok rentan), agama dan gender yang kemungkinan hasil produknya bisa menjadi cerpen, komik, film pendek, puisi, poster, petisi, kerajinan (rumah adat) dan tarian budaya,” ungkap kepala sekolah yang baru dua tahun menjabat ini.

Selanjutnya dia mengatakan kali ini narasumber yang dihadirkan sengaja di datangkan dari luar sekolah dengan harapan bisa menjadi semangat baru bagi peserta didik di SMAN 2 Abung Semuli.

Sementara itu, dalam penyampaiannya Anton Kurniawan menjelaskan untuk menulis puisi seseorang harus bisa fokus dan berani berimajinasi sehingga mampu menemukan pilihan kata yang bernilai puitis dan memiliki makna yang kuat.

MENEMUKAN DIKSI. Terlihat seorang siswa SAMAN 2 Abung Semuli sedang mengucapkan kata-kata yang dia tulis dalam pelatihan “kilat” Menulis Puisi, Rabu (24/1/2024).

“Untuk menulis kita harus mampu menjaga fokus, harus khusyuk sehingga tulisan atau puisi yang kita ciptakan bagus,” katanya.

Dia juga menyampaikan masa sekolah SMA menjadi momentum yang sangat tepat untuk mulai belajar menulis puisi. Sebab, di masa SMA banyak cerita yang bisa dituliskan.

Selain itu, dia juga mengapresiasi antusiasme siswa-siswi SMAN 2 Abung Semuli yang cukup tinggi terhadap cipta dan baca puisi. Terbukti beberapa siswa siswi sudah mulai berani menulis dan langsung membacakan puisi hasil ciptaannya, siswa-siswi tersebut di antaranya: Habib, Darma, Merta, Desy, Fitri.

Oleh sebab itu, dia berharap Kepala SMAN 2 Abung Semuli bisa menemukan pendamping dan pelatih yang cocok bagi mereka sehingga di masa depan SMAN 2 Abung Semuli bisa bersaing dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Sebab untuk mampir menulis puisi dengan baik memerlukan waktu dan konsistensi dalam berlatih.

MENGOLAH KATA. Salah satu siswi peserta pelatihan Menulis Puisi dalam rangka Program P5 membacakan kalimat yang dia olah dan rangkai dari kata-kata puitis yang di temukan.

“Cukup bangga dan bahagia melihat antusiasme mereka yang cukup tinggi untuk mencipta dan membaca puisi. Mereka cukup punya potensi. Terlepas dari program P5, saya berharap siswa-siswi ini bisa punya pelatih atau mentor yang bagus supaya siswa siswi SMAN 2 yang punya potensi bisa menulis puisi dengan baik dan mampu membawa nama SMAN 2 bersaing di bidang seni dan sastra di Lampung,” katanya.

Salah satu peserta, Darma, mengaku kegiatan praktek P5 menulis dan membaca puisi ini cukup asyik dan tidak membosankan karena diberi teori dan langsung.

“Kalau menurut saya kegiatan ini sangat menarik. Kami bisa belajar menulis puisi dan langsung praktek dipandu sosok yang memang penulis puisi,” ucap Darma. (Tham)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA