x

Peduli Budaya Lokal, Polda Banten Isi Hari Bhayangkara Ke-76 dengan Atraksi Debus

waktu baca 2 minutes
Jumat, 1 Jul 2022 23:37 0 148 admin

SERANG (BAROMETER): Berbeda dari yang lain, Polda Banten menggelar syukuran Hari Bhayangkara ke-76 dengan hiburan rakyat berbasis kearifan lokal, “Debus 200” dan aksi paramotor oleh polisi yang dilaksanakan di Halaman Polda Banten pada Jumat (1/7/2022) sekitar Pukul 08.00 WIB.

Di tengah kesibukan rutin, personel Polda Banten menyempatkan latihan debus dan aksi paramotor untuk menyambut Hari Bhayangkara ke-76.

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Banten Irjen Pol. Prof. Dr. Rudy Heriyanto, Pj. Gubernur Banten Al Muktabar, Forkopimda Banten, Ketua Kejaksaan Tinggi (Kejati) Feri Wibisono, Wakapolda Banten Brigjen Pol. Drs. Ery Nursatari serta Pejabat Utama (PJU) Polda Banten, Komandan Korem (Danrem) 064/MY Brigjen Pol TNI AL (Danlanal) Banten Letkol Laut (P) Dedi Komaruddin, tokoh agama serta tokoh masyarakat Provinsi Banten.

Rudy menyaksikan hiburan rakyat debus kearifan lokal yang di peragakan200 polisi dan aksi paramotor personel Polda Banten yang dibina langsung Kabidpropam Polda Banten Kombes Pol. Yudho Hermanto.

Inisiasi Kapolda Banten ini sebagai penghormatan budaya lokal Banten untuk melestarikan kebudayaan Khas Banten juga mengekspose kepedulian polisi terhadap budaya sekitar, serta memperkuat komunikasi dan konsolidasi aparat dengan masyarakat melalui budaya.

Dalam kesempatan ini, Kabidhumas Polda Banten Shinto silitonga mengatakan kegiatan syukuran ini berjalan aman, lancar dan zero accident.

“Polda Banten di Hari Bhayangkara Ke-76 mengangkat budaya lokal dengan menampilkan debus 200 polisi yang juga dilengkapi aksi paramotor dari personel Polda Banten. Rangkaian kegiatan ini terselenggara dengan baik, semua atraksi debus dan paramotor sudah kita saksikan bersama. Kegiatan ini berjalan aman lancar dan zero accident,” ucap Shinto.

Shinto juga menambahkan tokoh dari semua ini yang mengangkat budaya dan kearifan lokal Banten sebagai penampilan di Hari Bhayangkara adalah AKBP Agus Rasyid yang sehari-hari menjabat sebagai Direktur Tahanan dan Tindah (Dirtahti) Polda Banten.

“Tidak hanya loyal dengan tugas, tetapi beliau juga telah melestarikan nilai-nilai budaya lokal dengan kegiatan sehari-hari. “Biasanya kita menonton para pendekar, tapi saat ini kita mengundang jawara-jawara Banten untuk menonton polisi berdebus dan memainkan atraksi-atraksi yang luar biasa,” ujarnya.

Agus juga menyampaikan pada Hari Bhayangkara ke-76 Polda Banten melakukan peringatan dengan Program Pendekar Banten Juga Peduli terhadap Budaya dan Kearifan Lokal.

“Budaya dan kearifan lokal mulai dari tarian, permainan debus dan pencak silat merupakan budaya turun temurun. Dalam hal ini polisi Polda Banten peduli terhadap budaya yang ada karena harus dilestarikan bukan hanya oleh masyarakat luas, tapi juga kepolisian Polda Banten,” ujar Agus. (*/AK)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA