x

Tingkatkan Mutu Pendidikan, POP FGII Gebrak Way Kanan

waktu baca 2 minutes
Kamis, 4 Nov 2021 19:58 0 153 Admin

WAY KANAN (lampungbarometer.id): Program Organisasi Penggerak (POP) Federasi Guru Independen Indonesia hari ini, Kamis (4/11/2021), menyasar Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung setelah menggebrak Kabupaten dan Kota Malang, Jawa Timur.

Melalui Program ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas Proses Pembelajaran dan Hasil Belajar Siswa di Indonesia, khususnya daerah-daerah yang disasar.

Kegiatan dibuka langsung Direktur Pembinaan Pendidikan Profesi dan Pembinaan GTK KemendikbudRiset RI Dr. Praptomo dan diikuti oleh 3 PAUD, 1 TK, dan 4 SMPN yang tersebar di 4 Kecamatan Kabupaten Way Kanan dan direncanakan, berlangsung 3 hari, 4 – 6 November 2021.

PANITIA POP FGII Way Kanan berbincang-bincang dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan Machiavelli H.T., S.STP., M.Si.

Kegiatan diawali dengan penampilan Tari Sigegh Penguten, sebuah tarian tradisional khas daerah Lampung, persembahan siswi-siswi SMK Al Fajar Kasui, Kabupaten Way Kanan.

Pada kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Way Kanan Machiavelli H.T., S.STP., M.Si., hadir memberikan sambutan secara daring, didampingi Panitia Kabupaten Way Kanan Purwaningsih, serta peninjau dari DPP FGII, Gino Vanollie, M.Pd. dan Isha Nurhamid, M.Pd.

Dalam kesempatan ini Kadisdik Way Kanan memberikan apresiasi dan dukungan yang maksimal karena Way Kanan mendapat kesempatan ikut dalam kegiatan POP FGII ini.

“Program ini tentu akan sangat membantu mewujudkan pendidikan di Kabupaten Way Kanan yang berkualitas. Harapannya, guru dan kepala sekolah yang menjadi sasaran program ini bisa mengikuti sampai akhir dan menyerap pembelajaran yang didapat, untuk selanjutnya diterapkan di sekolah masing-masing,” ujar Macheavelly.

Sementara itu, Ketua Umum DPP FGII Tety Lakollo dalam sambutannya sekaligus sebagai pemateri menyampaikan POP FGII dilaksanakan secara kolaboratif dan bersinergi dengan para pihak dengan dukungan sepenuhnya dari KemendikbuRiset RI.

“Peningkatan mutu pendidikan tidak mungkin tercapai jika dilakukan secara parsial dan sepotong-sepotong serta bekerja sendiri sendiri. Namun harus dilaksanakan secara holistik komprehensif, bekerja secara kolaboratif dan sinergis oleh banyak pihak, yang memiliki visi dan misi yang sama untuk mendorong peningkatan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar siswa,” ujar Tety Lakollo.

Menurut Tety, pendekatan ini tentu menjadi terobosan baru yang lebih efektif untuk mencapai tujuan pendidikan.

Kegiatan hari pertama menghadirkan dua narasumber yaitu Masruhan Mufid, S.Pd., M.Kom. dengan materi “Media Pembelajaran Berbasis IT” dan Tety Lakollo, M.Pd. dengan materi “Sekolah Ramah Anak”. Kegiatan yang dimoderatori Hamdani, M.Pd. dan Novi, S.Pd. ini berlangsung lancar hingga selesai.

Bahkan, hingga detik-detik akhir waktu pelaksanaan kegiatan hari pertama ini, peserta masih menunjukkan semangat dan motivasi yang tinggi. (gin/dewan)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

November 2021
S S R K J S M
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  
LAINNYA