x

Catatan dari Dies Natalis Ke-22 UKMF KSS FKIP Unila: Seni Dan Gerakan Revolusi Karakter

waktu baca 4 minutes
Minggu, 29 Mei 2022 13:12 0 150 admin

SABTU malam, 28 Mei 2022 ba’da Isya, saya (juga beberapa senior dan alumni lainnya) menghadiri undangan Dies Natalis Ke-22 yang diselenggarakan Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas Kelompok Studi Seni Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung (UKMF KSS FKIP Unila), salah satu unit kegiatan mahasiswa (menurut saya) yang paling aktif di Lampung saat ini.

Malam mulai merangkak, namun lalu lalang kendaraan yang masuk ke area FKIP Unila untuk menghadiri acara tersebut semakin deras dan padat. Sebuah pemandangan yang menarik dan keren.

Tampak hadir dalam acara ini Ari Pahala Hutabarat (seniman budayawan yang juga direktur ekskutif Komunitas Berkat Yakin (KoBER), Edy Samudera Kertagama (penyair), Iin Muthmainah (penyair sekaligus pengelola Sanggar Dakocan), Yulizar Fadly Lubay (cerpenis), Teater Satu Lampung, Klasika dan beberapa seniman di Lampung serta para pembina sanggar sekolah.

Selain para seniman, Gedung Aula K FKIP Unila malam itu dipadati mahasiswa dan kelompok-kelompok seniman kampus dari berbagai kampus di Lampung; Unila, UIN Raden Intan Lampung, UBL, Dharmajaya dan kampus-kampus lain, khususnya di seputar Bandar Lampung.

Anggota dan keluarga besar KSS FKIP Unila tentu saja mendominasi dan memenuhi ruangan berbaur dengan para tamu undangan dan penonton dengan dress code kaus hitam bertulis AKSARA dalam aksara Lampung.

Semakin elegan dan tidak kalah wah, acara ini juga dipadati para senior dan alumni UKMF KSS Unila yang hadir dari berbagai daerah, bahkan dari Sumatera Selatan, sehingga gedung ber-AC tempat dilaksanakannya acara cukup sesak.

Selanjutnya acara dibuka. Beberapa menit kemudian, beragam pementasan dipertontonkan; mulai pembacaan puisi, pembacaan cerpen, pementasan musik tradisional Lampung, penampilan tari, hingga pentas teater. Malam yang asyik, wah dan meriah.

Banyak hal menawan yang membuat saya terpesona dan terkesima malam itu, tapi yang paling membuat saya kagum adalah karakter para mahasiswa yang menjadi penyelenggara sekaligus tuan rumah (anggota KSS maksud saya) yang sangat berkelas dan elegan dalam menyambut dan melayani tamu, terutama para alumni dan senior mereka.

Mereka sepertinya sangat paham bagaimana menyambut para senior dan alumni yang kini lebih banyak tinggal di pelosok mengabdi kepada negeri. Sebuah pementasan di luar panggung yang sangat keren meskipun saya tidak sepenuhnya yakin bahwa ini mereka peroleh di dalam ruang kuliah secara formal.

Malam merangkak larut ketika seluruh pementasan tunai dipentaskan, tapi mereka, anak-anak muda itu masih harus berjibaku melunaskan beberapa pekerjaan yang belum rampung. Menyusun dan membersihkan ruangan agar kembali rapi dan pekerjaan-pekerjaan lainnya

Mereka, para anak muda itu, yang mengaku sebagai seniman kampus dan bergerak di tepi waktu membangun peradaban dengan titik titik samar dan terkadang dianggap kurang benar itu, ternyata sungguh-sungguh keren, berkarakter dan tanpa sekat. Mereka bekerja dengan cekatan, cepat dan tangkas tanpa perlu komando, saling menguatkan dan bersemangat.

Mereka juga kerap berdiskusi dan membaca buku-buku. Mereka adalah anak-anak panah yang menemukan busurnya sendiri lalu melesat menancap di sasaran yang tepat. Mereka juga santun, peduli dan bersahabat tanpa membedakan status sosial, agama, suku dan berbagai hal yang kerap membuat kita retak. Wow! Pendidikan karakter yang sesungguhnya.

Tidak mengherankan jika berbagai prestasi juga telah dicatatkan unit kegiatan mahasiswa fakultas ini, sebut saja juara penulisan naskah tingkat nasional, meraih gelar juara di Peksiminas serta berbagai gelar juara lain yang mengharumkan FKIP dan Universitas Lampung. Oleh sebab itu, mungkin sudah saatnya Unila memberikan perhatian yang cukup kepada organisasi ini.

Konon, menurut informasi yang merembes di beberapa celah, para senior dan alumni UKMF KSS FKIP Unila juga begitu kompak solid dan militan. Bahkan mereka juga memberikan bantuan secara finansial yang jumlahnya lumayan demi menyukseskan kegiatan ini. Sebab bagi mereka (para alumni) meskipun setelah berpuluh tahun menjadi alumni, KSS adalah rumah dengan teras sederhana, kursi kayu, buku dan segelas kopi yang selalu menulis kangen dan rindu untuk kembali pulang. Selamat HUT Ke-22 UKMF KSS Unila. BRAVO KSS!!

ANTON KURNIAWAN, pernah aktif sekaligus salah satu pendiri UKMF KSS FKIP Unila

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mei 2022
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
LAINNYA