LAMPUNG UTARA (lampungbarometer.id): Warga Desa Papan Asri, Kecamatan Abung Semuli, Kabupaten Lampung Utara digegerkan penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki di dalam sumur dengan leher terikat, Minggu (26/9/2021) sekitar Pukul 11.00 WIB.
Jasad bayi malang ini pertama kali ditemukan salah satu warga bernama Jono (58) yang saat itu sedang membersihkan kebun jagung di belakang balai Desa Papan Asri. Saat itu Jono yang juga Ketua RT mencium bau busuk yang sangat menyengat. Karena penasaran Ketua RT ini mencari sumber bau tersebut dan tidak sengaja melihat ke dalam sumur.
“Saya sedang bersih-bersih kebun jagung di belakang balai desa, mencium bau busuk yang menyengat. Saya coba cari sumber bau ini dari mana, dan tidak sengaja saya melongo ke dalam sumur dan melihat ada jasad bayi mengambang yang sudah membusuk,” ujar Jono.

SESOSOK mayat bayi berjenis kelami laki-laki membusuk di dalam sumur dengan leher terikat gegerkan warga Desa Papan Asri, Kecamatan Abung Semuli, Lampung Utara, Minggu (26/9/2021)
Mengetahui hal tersebut dia memberi tahu warga yang kemudian beramai-ramai datang ke lokasi. Selanjutnya salah satu warga melaporkan penemuan mayat bayi tersebut kepada Polsek Abung Semuli dan diteruskan ke Polres Lampung Utara.
Petugas yang datang kemudian langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jasad bayi tersebut dengan disaksikan warga.
Saat dievakuasi, ditemukan jasad bayi malang tersebut dalam keadaan leher terikat tali bekas tas dan terbungkus mukena warna pink serta kemeja pria warna coklat bergaris. Ditemukan juga jilbab warna hijau kombinasi yang digunakan untuk membungkus bayi tersebut.
Berdasarkan identifikasi Tim Laboratorium Porensik Polres Lampung Utara, jasad bayi malang tersebut diperkirakan sudah 3 hari berada di dalam sumur.
“Kita perkirakan jasad bayi malang ini sudah ada di dalam sumur selama tiga hari,” ujar petugas Tim Labfor Polres Lampung Utara. (Thamrin)
Kontributor: Hendro
Tidak ada komentar