x

Kereen! Brigadir Cantik dari Polda Banten Menjadi Pasukan Perdamaian di Afrika Tengah

waktu baca 3 minutes
Sabtu, 14 Agu 2021 07:19 0 161 Admin

BANTEN (lampungbarometer.id): Polda Banten patut berbangga, pasalnya salah satu polwan tangguhnya, Brigadir Iis Mulyani, S.H., dipercaya menjalani misi perdamaian dunia di bawah Organisasi Internasional Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) atau United Nations (UN).

Brigadir Iis Mulyani, S.H. sehari-hari bertugas di Ditreskrimsus Polda Banten. Siapa sangka, dengan wajah cantiknya ternyata dia memiliki kemampuan yang luar biasa sehingga dipercaya menjadi anggota perdamaian dunia dan bergabung dalam Kontingen Satuan Tugas Garuda Bhayangkara Formed Police Unit (FPU) 2 Minusca yang ditugaskan di Bangui, Afrika Tengah.

Brigadir Iis Mulyani merupakan seorang istri dan ibu dari 3 orang anak. Walaupun sudah berkeluarga, semangatnya tidak pernah luntur dalam memberikan yang terbaik bagi negaranya maupun dunia. Dia mengaku menjadi pasukan PBB merupakan impiannya sejak menjadi anggota Polri.

“Ini merupakan mimpi saya dari dulu sehingga ketika ada seleksi untuk menjadi anggota PBB, saya langsung mendaftarkan diri. Alhamdulillah atas doa dan dukungan suami serta keluarga, saya bisa lulus,” ucapnya.

BRIGADIR Iis foto bersama anak-anak Afrika Tengah. Tampak dia begitu dekat dengan anak-anak.

Saat ini dirinya sudah 11 bulan lebih berdinas di luar negeri, berbagai tantangan pun sudah ia lalui.

“Saya mulai bertugas di sini dari 5 September 2020 lalu, dan selama menjalankan tugas, sangat banyak tantangan yang saya hadapi. Apalagi ini kan merupakan daerah konflik sehingga kita harus siap dengan situasi yang tidak terduga saat menjalankan tugas di luar camp,” ujarnya.

Dia juga menyampaikan dalam menjalankan tugas, polwan dan polisi laki-laki tidak dibedakan dalam melaksanakan tugas.

“Di sini kita harus benar-benar profesional saat melakukan tugas, tidak ada perbedaan antara laki-laki dan perempuan, semua punya tugas yang sama. Walaupun dalam situasi hati yang sedang melow dan rindu keluarga, kita tetap harus melaksanakan tugas,” ucapnya.

Namun, ia juga mengakui selama tugas di Afrika Tengah hal yang berat itu saat rindu dengan keluarga.

“Biasanya selama dinas di Polda Banten, ketika pulang dinas saya langsung ketemu suami dan anak. Namun sekarang jarak kami sangat jauh, ini merupakan tantangan bagi saya. Saya harus bisa menahan rasa kangen ini, sehingga saya dapat menjalankan tugas dengan baik. Oleh sebab itu, ketika waktu libur saya menyempatkan diri untuk menghubungi suami dan anak-anak, Alhamdulillah dengan adanya kecanggihan teknologi dapat mengurangi rindu saya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dia juga menceritakan jika selama bertugas di Afrika Tengah dia melaksanakan tugas sebagai Pasukan Taktis pada Pleton Bravo. Dalam 1 Pleton terbagi menjadi 3 regu, 1 regu berjumlah 10 personel gabungan dari Polwan dan Polisi laki-laki yang tugasnya sudah diatur bergantian untuk melaksanakan tugas patroli di titik yang sudah ditentukan pihak JTFB Commander.

Bagi ibu tiga anak ini, menjalankan misi di Afrika Tengah merupakan kebanggaan baginya.

“Saya sangat bangga bisa mendapatkan tugas misi kemanusiaan di sini, dan ini merupakan pengalaman hidup saya yang tidak bisa saya lupakan,” ucapnya. (*/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Agustus 2021
S S R K J S M
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
LAINNYA