x

‎Jihan Dikukuhkan Sebagai Ketua Umum Persatuan Komunitas Disabilitas Provinsi Lampung Masa Bakti 2025–2030

waktu baca 4 minutes
Sabtu, 15 Nov 2025 10:55 0 412 admin

Bandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengukuhkan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela sebagai Ketua Umum Persatuan Komunitas Disabilitas Provinsi Lampung (PKDL) Masa Bakti 2025-2030.

‎Pengukuhan dilakukan di Gedung Pusiban, Komplek Kantor Gubernur Lampung, Jumat (14/11/2025) dan dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza sebagai Pengarah PKDL.

‎Gubernur Mirza menegaskan komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan ruang yang adil dan setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Dia juga menekankan setiap warga memiliki hak yang sama untuk hidup, belajar, bekerja, berinovasi, dan berkontribusi bagi daerah.

‎Mirza menuturkan penyandang disabilitas merupakan bagian tak terpisahkan dari rakyat Lampung dan harus memperoleh hak yang sama sebagaimana warga lainnya.

‎”Mereka bukan hanya bagian dari keluarga besar masyarakat, tetapi juga potensi besar yang bisa membawa perubahan positif,” ujar Mirza.

‎Gubernur Mirza yang juga Pembina PKDL menuturkan merupakan kewajiban pemerintah menghadirkan fasilitas yang ramah disabilitas dan membuka akses yang adil di berbagai sektor. Ia meyakini bahwa setiap individu memiliki kelebihan yang bisa dioptimalkan.

FOTO BERSAMA. Ketua Umum Persatuan Komunitas Disabilitas Provinsi Lampung Masa Bakti 2025-2030 Jihan Nurlela dan Pengarah Purnama Wulan Sari Mirza, foto bersama penyandang disabilitas, Jumat (14/11/2025).

‎”Saya sangat yakin Allah ketika memberikan kekurangan di satu sisi, pasti ada kelebihan di sisi lainnya. Tugas kita adalah memberi ruang agar potensi itu berkembang,” katanya.

‎Ia mendorong PKDL untuk terus mengidentifikasi peluang akses yang dapat diperkuat, sehingga penyandang disabilitas memiliki kesempatan yang sama dalam berbagai bidang, salah satu yang telah berjalan adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang membuka peluang kerja bagi tenaga disabilitas.

‎Mirza turut menyoroti keberadaan dapur SPPG di Lampung menjadi provinsi pertama di Indonesia yang mempekerjakan penyandang disabilitas.

‎”Dapur SPPG pertama di Indonesia yang menyerap tenaga kerja disabilitas itu ada di Lampung tepatnya di Kota Metro,” ujarnya.

‎Mirza menyampaikan Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mengembangkan potensi saudara-saudara disabilitas melalui peningkatan akses pendidikan, pelatihan keterampilan, program kewirausahaan, hingga penyediaan fasilitas publik yang mudah diakses.

‎Lebih lanjut dia menegaskan dukungan pemerintah akan selalu hadir untuk memastikan penyandang disabilitas dapat mandiri dan aktif berkontribusi.

‎”Pemerintah Provinsi Lampung akan selalu mendukung dan mengembangkan potensi kalian. Ketika komunitas disabilitas maju, masyarakat Lampung pun maju bersama,” tegasnya.

‎Gubernur berharappengurus PKDL yang baru dikukuhkan agar amanah yang diemban dapat menjadi wadah pengabdian yang memberi manfaat nyata bagi penyandang disabilitas.

‎”Mari kita jadikan Lampung sebagai provinsi yang peduli dan menghargai keberagaman, di mana setiap warga memiliki kesempatan yang sama untuk berkarya dan berkontribusi,” katanya.

‎Sementara itu, Ketua Umum PKDL Jihan Nurlela menegaskan penyandang disabilitas adalah bagian dari semangat pembangunan di Provinsi Lampung yang merupakan nafas pembangunan.

‎”Mereka adalah bagian dari nafas pembangunan yang kita jalani bersama. Teman-teman penyandang disabilitas juga adalah bagian dari proses pembangunan di daerah kita,” ujar Jihan.

‎Jihan menekankan PKDL hadir sebagai pemantik semangat bagi seluruh masyarakat. Oleh sebab itu, dia mengingatkan agar jangan ada satu pun kelompok yang tertinggal, terutama saudara-saudara penyandang disabilitas.

‎”Momen ini sangat berharga, sebagai penyulut semangat bagi pengurus, donatur, dan seluruh lapisan masyarakat. Kita harus pastikan bahwa teman-teman penyandang disabilitas tidak luput dari perhatian kita semua,” ucapnya.

‎Selanjutnya, Jihan juga mengungkapkan tantangan besar yang masih dihadapi penyandang disabilitas, seperti akses pendidikan, kesehatan dan rehabilitasi yang belum merata di seluruh wilayah.

‎”Ini adalah tantangan yang harus kita kawal bersama. Kita harus memastikan hak-hak teman-teman penyandang disabilitas dapat terpenuhi, agar mereka bisa memiliki kesempatan yang sama dengan kita yang non-penyandang disabilitas,” tambahnya.

‎Menurut Jihan, penyandang disabilitas memiliki potensi yang luar biasa dengan memiliki bakat dan tekad yang kuat. Apa yang mereka butuhkan hanyalah akses yang sama, kesempatan yang setara di lingkungan yang ramah dan terbuka.

‎”Kesempatan yang sama ini penting untuk memungkinkan mereka berkontribusi dalam membangun Provinsi Lampung dan negeri ini. Kami tidak ingin membangun Lampung tanpa teman-teman disabilitas. Mereka adalah kekuatan yang luar biasa,” pungkasnya. (kmf)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

November 2025
S S R K J S M
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
LAINNYA