BANDAR LAMPUNG (LB): Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menjadi Inspektur Upacara (Irup) Peringatan HUT Ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur, Bandar Lampung, Rabu (17/8/2022).
Dalam amanatnya, Gubernur mengajak masyarakat Lampung bangkit bersama agar Provinsi Lampung lebih kuat sesuai Tema Peringatan HUT RI ke-77 Rahun 2022 yaitu “Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat”.
Menurut Gubernur, saat ini merupakan masa transisi dari pandemi menjadi epidemi setelah 29 bulan Covid-19 mewabah. Kecemasan sosial hingga tekanan ekonomi berat dampak pandemi masih dirasakan masyarakat.
“Meskipun sempat terpuruk, semua elemen masyarakat bergerak bersama, bergotong royong mewujudkan harapan dan bangkit bersama demi percepatan pemulihan kondisi di semua sektor agar Provinsi Lampung siap menghadapi tantangan global dan disrupsi zaman,” ujar Gubernur.

Menurut Arinal, sejak Kebangkitan Nasional 20 Mei 1908 dan kelahiran Provinsi Lampung pada 18 Maret 1964, pembangunan nasional, khususnya di Provinsi Lampung, terus berlari dan menjaga ritme semangat kerja dan budaya inovasi kerja.
“Semangat itu pula yang terus kita gaungkan dalam upaya pengendalian Covid-19 di Provinsi Lampung. Saya meyakini dengan sikap responsif, persistence (gigih) dan terus bersinergi akan memperkokoh ketahanan bangsa, khususnya Provinsi Lampung Sang Bumi Rua Jurai,” ujarnya.
Arinal mengatakan hal ini selaras dengan ucapan Presiden Jokowi dalam pidato kenegaraan pada 17 Agustus 2022. Dalam pidatonya, Presiden mengatakan Indonesia berhasil mengendalikan pandemi Covid-19 dan termasuk lima besar negara dengan vaksinasi terbanyak di dunia, yaitu 432 juta dosis vaksin.
“Dinamika perkembangan indikator makro sosial ekonomi di Provinsi Lampung pada 2022 menunjukkan perbaikan. Kondisi tersebut didukung pertumbuhan positif perekonomian Lampung Triwulan II-2022 (quarter to quarter) 9,12 persen tertinggi di Indonesia. Lampung telah mencatat sejarah,” katanya.
Demikian pula perkembangan tingkat harga secara umum, laju inflasi bulanan Provinsi Lampung pada Januari s.d. Juni 2022 berada pada level 0,40 s.d. 1,20 persen. Kondisi tersebut menjadi momentum yang baik untuk mendorong pemulihan ekonomi yang kita harapkan,” tambahnya.

Secara nasional, Presiden menegaskan inflasi berhasil dikendalikan di kisaran 4,9 persen, jauh di bawah rata-rata inflasi ASEAN yang ada di kisaran 7 persen dan jauh di bawah inflasi negara-negara maju yang ada di sekitar 9 persen. Bahkan, sampai pertengahan 2022 ini, APBN juga surplus Rp106 triliun. Oleh karena itu, Pemerintah mampu memberikan subsidi BBM, subsidi LPG, dan subsidi listrik sebesar Rp502 triliun di 2022 ini, agar harga BBM di masyarakat tidak melambung tinggi.
Selain itu, ujar Arinal, ekonomi berhasil tumbuh positif di angka 5,44 persen pada kuartal II Tahun 2022. Neraca perdagangan juga surplus selama 27 bulan berturut-turut, dan di semester I Tahun 2022 surplus sekitar Rp364 triliun.
“Fundamental ekonomi Indonesia tetap sangat baik di tengah ekonomi dunia yang sedang bergolak. Di satu sisi, kita memang harus tetap waspada dan harus tetap hati-hati. Namun di sisi lain agenda besar bangsa harus terus kita lanjutkan untuk meraih Indonesia Maju.
Lebih lanjut, Gubernur Arinal menyampaikan bahwa indikator yang terkait kesejahteraan masyarakat secara umum menunjukkan bahwa data tingkat Kemiskinan Provinsi Lampung mengalami penurunan yang cukup signifikan dari 12,76 persen Maret 2021 menjadi berada pada level 11,57 persen di bulan Maret 2022 atau menurun 81 ribu jiwa orang miskin; Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2022 yang tercatat sebesar 4,31 persen, yang berarti turun dibandingkan dengan keadaan pada Agustus 2021 yang sebesar 4,69 persen. Data tersebut telah memberi gambaran adanya perbaikan kualitas hidup masyarakat Lampung secara umum.
“Alhamdulillah saat Covid-19 mewabah, Provinsi Lampung berhasil membuat inovasi sehingga selama 3 tahun terakhir sampai 2022 ini sudah 77 penghargaan kita raih bersama,” jelasnya.
Arinal Djunaidi mengatakan Presiden Jokowi menekankan Indonesia memiliki banyak kekuatan dan peluang serta kesempatan besar untuk membangun Indonesia yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Menurutnya, terdapat lima agenda penting dalam pembangunan Indonesia, yaitu: Pertama, hilirisasi dan industrialisasi sumber daya alam harus terus dilakukan; Kedua, optimalisasi sumber energi bersih dan ekonomi hijau harus terus ditingkatkan; Ketiga, perlindungan hukum, sosial, politik, dan ekonomi untuk rakyat harus diperkuat; Keempat, UMKM harus terus didukung agar bisa segera naik kelas; kelima, pembangunan IKN harus dijaga keberlanjutannya karena IKN bukan hanya untuk para ASN, tetapi juga para inovator dan wirausahawan.
Gubernur juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Bupati/Wali Kota, Forkopimda, pimpinan partai politik, wakil rakyat, perguruan tinggi, pelaku industri dan UMKM, tokoh masyarakat, awak media, aparat TNI-Polri, tenaga kesehatan, relawan medis, guru serta masyarakat yang turut berpartisipasi membangun Lampung di berbagai bidang.
“Semoga HUT Ke-77 Proklamasi Kemerdekaan RI ini menjadi titik awal meningkatkan kinerja guna melanjutkan cita-cita perjuangan para pahlawan yang telah gugur. Dari Lampung untuk Indonesia, demi terwujudnya Indonesia Tangguh, Indonesia Maju, Lampung Berjaya,” pungkasnya. (*/herdi)
Tidak ada komentar