BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Wartawan yang tergabung di Grup Persatuan Media Lampung sangat menyayangkan sikap Kepala SMK SMTI Bandar Lampung, Sulastri, yang tidak merespon dan terkesan meremehkan permohonan wawancara yang diajukan.
Hal itu disampaikan Koordinator Lapangan Persatuan Media Lampung, Magel Hen, kepada media ini, Jumat (17/9/2021).
Menurut Magel Hen, sebagai institusi pendidikan yang dibiayai negara seharusnya SMK SMTI lebih terbuka kepada para jurnalis. Selain itu, dia juga menyayangkan sikap Kepala SMK SMTI yang tidak menanggapi surat permohonan wawancara yang disampaikan secara resmi.
“Kami telah mengirimkan surat secara resmi untuk wawancara kepada kepala sekolah tapi tidak ada jawaban, tentu kami kecewa kepada pihak SMK SMTI yang seakan meremehkan. Sangat menyedihkan jika memang ini menjadi gambaran pendidikan kita. Kalau kepala sekolahnya saja yang pendidikannya tinggi kurang bisa menghormati orang lain, bagaimana siswa lulusannya,” ujar Magel Hen.
Menurut Magel Hen, pihaknya telah menyampaikan surat secara resmi kepada SMK SMTI Bandar Lampung pada Senin, 6 September lalu. Surat tersebut, ucap dia, diterima salah satu pegawai di bagian penerimaan tamu. Namun, hingga lebih satu pekan tidak ada respon ataupun jawaban dari pihak sekolah.
“Kita sudah datang ke sekolah itu dan menyerahkan langsung surat permohonan untuk melakukan wawancara secara khusus. Saat itu pihak sekolah berjanji akan menghubungi, tapi nyatanya sudah hampir dua pekan tidak ada respon. Ini ada apa?” ungkap Magel Hen.
Dia menambahkan permohonan untuk wawancara tersebut disampaikan untuk mengetahui secara langsung tentang SMK SMTI dari pihak yang memang memiliki wewenang dan tahu tentang SMK milik Kementerian Perindustrian dan Perdagangan ini.
“Sekolah ini dikelola secara vertikal langsung oleh Kementerian dengan anggaran miliaran rupiah tiap tahunnya. Sebagai masyarakat Lampung kami ingin memberikan informasi kepada publik tentang capaian yang telah diraih SMK SMTI; seperti apa proses belajar mengajarnya, lulusannya sudah bekerja dimana saja serta fasilitas apa saja yang tersedia?” pungkasnya. (Herdi)
Tidak ada komentar