PESAWARAN (lampungbarometer.id): Komandan Brigif 4 Mar/BS Kolonel (Mar.) Nawawi, S.E., M.M. bersama Bupati Kabupaten Pesawaran Dendi Ramadhona meninjau langsung lahan ketahanan pangan Batalyon Infanteri (Yonif) 7 dan Yonif 9 Marinir, Jumat (26/3/2021).
Menurut Danbrigif 4 Mar/BS Kolonel (Mar.) Nawawi, kegiatan ini merupakan bentuk sinergisitas antara Brigif 4 Mar/BS dan Pemerintah Kabupaten Pesawaran dalam rangka melaksanakan program ketahanan pangan nasional dan swasembada pangan.
Danbrigif 4 Mar/BS juga mengatakan salah satu satuan pelaksana Program Swasembada Pangan ini adalah Yonif 7 Mar/Anggaraksa Jaladhi Brani dan Yonif 9 Mar/Beruang Hitam.
Kegiatan ini diawali dengan peresmian kolam; meliputi penebaran benih dan pemberian pakan ikan serta penanaman padi. Menurut Danbrigif, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pencanangan Program Swasembada Pangan Pemerintah Pusat yang pelaksanaannya bekerja sama TNI.
“Program swasembada pangan nasional ini adalah program Pemerintah Pusat. Dalam pelaksanaannya didampingi TNI AL, khususnya Korps Marinir,” ujar Danbrigif 4 Mar/BS Kolonel (Mar.) Nawawi kepada lampungbarometer.id di Desa Batumenyan, Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran, Jumat (26/3/2021).
Danbrigif 4 Mar/BS juga menyampaikan Yonif 7 dan Yonif 9 Marinir bersama Pemerintah Kabupaten Pesawaran telah melakukan beberapa kegiatan, di antaranya penanaman padi dan evaluasi masalah terkait kendala pemenuhan swasembada pangan.
Brigif 4 Mar/BS dengan Satuan pelaksana di bawahnya yakni Yonif 7 Mar dan Batalyon 9 Mar yang disampaikan oleh Komandan Brigif 4 Mar/BS Kolonel Mar Nawawi, SE M.M., mengatakan pihaknya
“Kita sudah berkomitmen mewujudkan penguatan swasembada pangan. Kerja sama sudah kita bangun dan sinergi ini adalah langkah awal bersama masyarakat Pesawaran dan TNI AL, khususnya jajaran Korps Marinir untuk tetap manunggal menuju swasembada pangan Nasional,” tegas Danbrigif.
Sementara itu, Danyonif 7 Mar/Anggaraksa Jaladhi Brani Letkol (Mar.) Budi Winjani M.Tr. (Opsla), mengatakan prajurit Anggaraksa Jaladhi Brani menggandeng petani binaan serta memberikan edukasi dan pelatihan untuk memajukan SDM guna mendukung ketahanan pangan di Lampung,” tegasnya. (red)
Tidak ada komentar