x

Gubernur Mirza Ajak LPM Bangun Ekonomi dari Desa

waktu baca 3 minutes
Rabu, 21 Okt 2026 22:47 0 39 admin

Bandar Lampung (LB): Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengajak Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis desa. Sinergi tersebut dinilai penting agar potensi pertanian dan sumber daya lokal mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara langsung.

Ajakan itu disampaikan Gubernur Mirza saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LPM Provinsi Lampung di Ballroom Hotel Horison, Bandar Lampung, Rabu (21/10/2026).

Dalam sambutannya, Mirza mengungkapkan Lampung merupakan salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Sumatra, yakni hampir 9,6 juta jiwa. Sekitar 70 persen penduduknya tinggal di kawasan perdesaan dan menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian.

Namun, besarnya potensi tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan masyarakat desa. Salah satu persoalannya adalah perputaran ekonomi yang dinilai masih terkonsentrasi di perkotaan.

“Penting untuk mengubah pola perputaran ekonomi yang selama ini membuat sebagian besar kekayaan desa mengalir ke wilayah perkotaan,” ujar Mirza.

Ia menyebutkan, sekitar 70 persen perputaran uang yang berasal dari aktivitas ekonomi di desa mengalir ke kota, sedangkan hanya sekitar 30 persen yang tetap berputar di desa. Kondisi ini dinilai perlu dibenahi agar masyarakat perdesaan memperoleh manfaat ekonomi yang lebih besar dari potensi wilayahnya.

Lampung, lanjut Mirza, memiliki beragam komoditas unggulan, mulai dari singkong, padi, hingga jagung. Potensi tersebut perlu diperkuat melalui pemberdayaan masyarakat dan hilirisasi agar tidak berhenti pada produksi bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan nilai tambah.

“Pemerintah hanya berfungsi sebagai pendorong dan penginisiasi. Oleh karena itu, salah satu caranya adalah berkolaborasi dengan sebanyak-banyaknya komponen masyarakat, termasuk LPM,” katanya.

Untuk mendukung langkah tersebut, Pemerintah Provinsi Lampung menyiapkan sejumlah program yang berorientasi pada pemberdayaan masyarakat desa. Program itu meliputi pembuatan pupuk organik mandiri di 2.000 desa, pembagian 500 unit alat pengering (bed dryer) untuk menjaga stabilitas harga hasil panen, pelatihan inovasi bagi ribuan pemuda desa, serta pembangunan jalan lingkungan melalui skema swakelola berbasis kelompok masyarakat.

Pemprov Lampung juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui program Satu Desa Satu Sarjana dan Satu Desa Satu Hafiz.

Menurut Mirza, keterlibatan aktif masyarakat menjadi kunci agar berbagai program tersebut berjalan efektif dan memberikan dampak nyata. Ia optimistis, kolaborasi yang kuat disertai hilirisasi komoditas lokal dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Lampung hingga 8–9 persen pada tahun mendatang.

Melalui Musda tersebut, ia berharap LPM Lampung mampu menjadi penggerak pembangunan dari tingkat desa, mulai dari menyerap aspirasi warga, mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, hingga mendorong partisipasi publik dalam mewujudkan desa yang mandiri dan sejahtera.

LPM Didorong Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Ketua Umum DPP LPM RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan, LPM memiliki posisi strategis dalam pembangunan karena lahir dan berkembang di tengah masyarakat desa.

Menurut Doli, LPM bukan sekadar organisasi kemasyarakatan, melainkan mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat perdesaan.

“Secara historis dan fungsional, LPM lahir untuk berada di tengah masyarakat desa. Posisi LPM bukan sebagai subordinat, melainkan sebagai mitra strategis pemerintah daerah,” ujarnya.

Ia meminta jajaran pengurus LPM di daerah membangun komunikasi dan sinergi yang baik dengan pemerintah daerah. Dengan demikian, berbagai program pembangunan dapat berjalan optimal dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain berperan dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan desa, Doli juga mendorong LPM terlibat aktif dalam menghadapi persoalan sosial di lingkungan masyarakat.

Ia mengajak pengurus LPM mendukung upaya pemberantasan penyalahgunaan narkoba bersama jajaran TNI dan Polri, sekaligus memperkuat pencegahan kekerasan terhadap anak.

Doli berharap LPM semakin berperan dalam membangun masyarakat yang berdaya, aman, dan sejahtera melalui kerja sama yang berkelanjutan dengan berbagai pemangku kepentingan. (lpg)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Oktober 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
LAINNYA