x

BEM FH UBL Sukses Gelar Diskusi Nasional ‘Tantangan dan Harapan Pilkada di Tengah Pandemi’

waktu baca 2 minutes
Sabtu, 16 Mei 2020 09:49 0 155 admin

BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.id): Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung (UBL) sukses menggelar Diskusi Virtual Nasional dengan tema “Tantangan dan Harapan, Pilkada di Tengah Pandemi”, menggunakan Aplikasi Zoom, Rabu (15/5/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri mahasiswa/mahasiwi, para anggota Lembaga Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Indonesia, serta para Dosen Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung dan seluruh Komisioner Bawaslu dan KPU se-Indonesia.

Dekan Fakultas Hukum UBL Dr. Erlina B, S.H., M.H., mengatakan kegiatan ini dilatarbelakangi disahkannya PERPU No. 2 Tahun 2020 terkait Penundaan Pilkada Serentak 2020. Hasil rapat pemerintah bersama DPR RI dan KPU memiliki beberapa opsi terkait penundaan Pilkada. Opsi pertama yang sepakati adalah pada 9 Desember 2020.

“Saya berharap melalui diskusi ini kita mengetahui tantangan dan harapan dari perspektif penyelenggara KPU dan BAWASLU RI. Mungkinkah Pilkada Desember 2020 dilaksanakan dengan beberapa tantangan dan harapannya Pilkada di tengah pandemi ini,” ungkapnya.

Hadir pada kesempatan itu, sebagai narasumber anggota Bawaslu RI Rahmat Bagja, S.H., LL.M., dan anggota Komisioner KPU RI Viryan Aziz, S.E., M.M.. Hadir pula narasumber Titi Anggraini, direktur Eksekutif Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) dan Akademisi Universitas Bandar Lampung Dr. Bambang Hartono, S.H., M.Hum.

Presiden BEM Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung Afat Fadly berharap diskusi ini bukanlah hal terakhir yang dilakukan BEM Fakultas Hukum Universitas Bandar Lampung guna mengawal iklim demokrasi yang lebih sejuk dan berjalan sebagaimana mestinya.

“Harus punya cukup waktu untuk mempersiapkan pelaksanaan tahapan Pilkada setelah semua pihak berkonsentrasi penuh terhadap penanganan Covid-19. Pemerintah perlu kembali memastikan ketersediaan anggaran di tengah pemulihan ekonomi yang terdampak wabah, dan memperhitungkan agar posisi kepala daerah tidak terlalu lama mengalami kekosongan,” ujar Titi Anggraini. (rls/red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Mei 2020
S S R K J S M
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
LAINNYA