x

‎Mobilnya Dipreteli Supir, Warga Tegineneng Rugi Puluhan Juta, Pelaku Kini Diburu Polisi

waktu baca 2 minutes
Senin, 26 Jan 2026 22:06 0 455 admin

‎Muara Enim (LB): Supir truk bernama Sutrisno (34), warga Sukajadi Timur, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyu Asin, Sumatera Selatan, diduga nekat mempreteli dan menggelapkan perlengkapan dan peralatan mobil yang dipercayakan kepadanya.

‎Peristiwa ini terjadi pada Jumat (23/1/2026) sekitar Pukul 19.00 WIB di lokasi parkir Pondok Coklat, Tanjung Enim. Akibatnya, sang bos pemilik mobil, Sentot Santoso (55), warga Desa Kresno Widodo, Kecamatan Tegineneng, Kabupaten Pesawaran, Lampung, menderita kerugian sekitar Rp 20 juta.

‎Kepada lampungbarometer.id, Sentot menceritakan kronologi kejadian berawal saat truk Fuso miliknya yang dikemudikan Sutrisno berangkat dari Bekasi, Jawa Barat dengan membawa muatan alat-alat konstruksi tujuan Tanjung Enim, Muara Enim, Sumatera Selatan. Sutrisno, ucapnya, baru sekitar satu bulan bekerja megemudikan truk miliknya.

‎”Berangkat dari Bekasi pada Selasa (20/1/2026) sekitar Pukul 00.00 WIB, dan tiba di Tanjung Enim pada Hari Kamis (22/1/2026). Bongkar muatan pada Jumat pagi sekitar Pukul 08.00 WIB. Dia baru sekitar satu bulan bekerja, baru tiga rit,” ucap Sentot pada Senin (26/1/2026) malam.

‎Setelah bongkar muatan, Sutrisno kemudian membawa truk ke area parkir di Pondok Coklat sekitar pukul 19.00 WIB pada hari yang sama. Diduga, saat itulah dia beraksi mempreteli ecu mobil, speedometer, tape, serta membawa kabur barang-barang lainnya.

‎”Yang diambil ecu, tape, speedometer, dongkrak 2 unit, terpal dua buah, ban serep dan solar 300 liter. Kerugian saya sekitar Rp 20 juta,” ungkap Sentot.

‎Selanjutnya, dia juga menceritakan mengetahui kejadian tersebut dari supir lain yang mendapati truk yang dikemudikan Sutrisno terparkir dalam keadaan acak-acakan dan kaca belakang supir dalam kondisi dijebol.

‎Sentot juga mengaku tahu peristiwa ini dari supir lain yang juga membongkar muatan di tempat yang sama. “Saya mengetahui kejadian ini setelah supir lain yang berangkat beriringan dengan Sutrisno dari Bekasi mendapati mobil dalam kondisi acak-acakan, sementara Sutrisno sudah kabur,” bebernya.

‎”Mereka iring-iringan dari Bekasi. Tiba di Tanjung Enim, Sutrisno bongkar duluan, kemudian parkir di Pondok Coklat. Saat kawannya selesai bongkar dan menuju lokasi parkir, mendapati mobil sudah berantakan dan banyak peralatan yang hilang,” bebernya.

‎Akibat kejadian ecu mobil miliknya hilang, hingga hari ini mobil miliknya masih terparkir dan belum bisa dibawa pulang ke Lampung. “Padahal harusnya mobil kosongan akan pulang ke Lampung. Tapi karena ecunya hilang, hingga hari ini mobil saya masih terparkir di sana.”

‎Dia juga mengatakan sudah melaporkan kasus ini ke Polsek Tanjung Enim. “Kita sudah lapor ke Polsek Tanjung Enim tadi pagi. Semoga pelaku segera ditangkap,” pungkasnya. (Herdi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
LAINNYA