x

‎Masjid At Tauhid Jagabaya 2 Adakan Peringatan Isra Mikraj 1447 H ‎

waktu baca 2 minutes
Sabtu, 17 Jan 2026 00:59 0 224 admin

‎‎Bandar Lampung (LB): Pengurus Masjid At Tauhid Kelurahan Jagabaya 2 menyelenggarakan peringatan Isra Mikraj 1447 H, Jumat (16/1/2026) malam WIB dengan menghadirkan penceramah Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Hikmah Way Halim, Bandar Lampung KH Basyaruddin Maisir dan dihadiri Lurah Jagabaya 2 Donny Prasetya Utama, S.I.P.

‎Dalam sambutannya, Ketua Pengurus Masjid At Tauhid, H. Subagiyo, menyampaikan kegiatan peringatan Isra Mikraj ini dilaksanakan dengan harapan menguatkan keimanan. Selain itu, supaya masyarakat, khususnya warga Lingkungan I, Kelurahan Jagabaya 2 dapat memahami bahwa Rasulullah menerima perintah salat langsung dari Allah Swt.

‎Dia juga mengucapkan terima kasih kepada warga yang telah berkenan datang menghadiri acara tersebut.

‎”Terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah berkenan hadir menghadiri acara Isra Mikraj malam ini,” ucap H. Subagiyo.

‎Dalam kesempatan ini, Lurah Jagabaya 2, Donny Prasetya Utama, membacakan sambutan tertulis Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, menyampaikan peristiwa Isra Mikraj merupakan bukti bahwa Allah Swt. Mahakuasa. Dia juga menegaskan Pemerintah Kota Bandar Lampung berkomitmen mendukung kegiatan sosial keagamaan demi Kota Bandar Lampung yang semakin baik.

‎”Isra Mikraj merupakan bukti Allah Swt. Mahakuasa. Sebagai orang yang beriman kita harus meyakini peristiwa Isra Mikraj dan melaksanakan salah sesuai pwrintah yang diterima Rasulullah,” ucap Donny.

‎”Pemkot Bandar Lampung juga memberi perhatian serius terhadap bidang sosial keagamaan, di antaranya dengan memberikan insentif kepada guru ngaji dan marbot masjid serta program umroh,” imbuhnya.

‎Sementara itu, K.H. Basyaruddin Maisir dalam ceramahnya menyampaikan Isra Mikraj menjadi awal datangnya pwrintah salat yang disampaikan Allah secara langsung kepada Nabi Muhammad SAW.

‎Dia juga menjelaskan dalam Islam, salat memiliki kedudukan yang sangat penting. Sebab, dia berada di urutan kedua setelah dua kalimat sahadat. Salat, ucapnya, jika dikerjakan dengan benar akan mencegah kita dari perbuatan keji dan munkar.

‎”Kedudukan salat itu sangat penting. Dalam Islam, jika diibaratkan bangunan, sahadat itu adalah sebagai fondasinya, sedangkan salat adalah tiangnya,” ujar K.H. Basyaruddin.

‎Dia juga mengingatkan sebagai muslim, kita harus meyakini Isra Mikraj tanpa keraguan.

‎Selanjutnya dia juga mengajak seluruh hadirin agar mempelajari dan memahami ayat-ayat Al Qur’an dengan membaca dan mengikuti kajian sehingga dapat menambah kekhusyu’an dalam menjalankan ibadah salat.

‎”Kalau kita paham makna ayat yang kita baca, Insya Allah kita akan semakin khusyu saat melaksanakan salat,” ucapnya sambil memberikan penjelasan secara detail arti dan makna ayat dalam surat Al Fatihah. (AK)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Januari 2026
S S R K J S M
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
LAINNYA