PESAWARAN (lampungbarometer.id): Warga Desa Cimanuk, Kecamatan Way Lima, Kabupaten Pesawaran digegerkan dengan tewasnya Bustori (53) dan anak angkatnya Tegar (5), Kamis (30/5/2019), sekitar Pukul 13.00 WIB yang diduga korban pembunuhan. Keduanya ditemukan tidak bernyawa dengan posisi terlentang di atas kasur di kamarnya. Unus, salah seorang warga, mengatakan ayah dan anak itu ditemukan oleh pihak keluarga dalam keadaan sudah tidak bernyawa sekitar Pukul 13.00 WIB. “Informasinya ayah dan anak itu ditemukan sudah menjadi mayat tadi siang sekitar jam satu,”ÃÂàujar Unus. Berdasar pantauan di lokasi, tampak warga Desa Cimanuk berduyun-duyun mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui peristiwa dugaan pembunuhan tersebut. Di lokasi kejadian, anggota Polres Pesawaran dibantu Polsek Kedondong melakukan olah TKP mengumpulkan data-data guna untuk penyidikan lebih lanjut serta mengamankan situasi agar tetap kondusif. Kapolsek Kedondong Iptu Ibut Putranto, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (30/5/2019) malam sekitar Pukul 22.30 WIB, kepada lampungbarometer.id mengatakan kasus ini langsung ditangani Satuan Reserse Kriminal Polres Pesawaran. “Kasus ini ditangani Satreskrim Polres Pesawaran. Tadi Pak Kasat yang berada di dalam (dalam rumah korban, red), sedangkan saya bersama anggota mengamankan massa untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. Sebab situasi sempat memanas,” kata Kapolsek Kedondong Iptu Ibut Putranto. Sementara itu, saat dihubungi kepada lampungbarometer.id Kasat Reskrim Polres Pesawaran Iptu M. Hasbi Eko Purnomo mengatakan kasus ini masih dalam tahap pengembangan. Saat ini, kata Kasat, petugas sedang melakukan penyelidikan. “Kasus ini sedang kita kembangkan, saat ini baru tahap penyelidikan, karena mayatnya baru ditemukan tadi siang Pukul 13.00 WIB,” ujar Kasat Reskrim Polres Pesawaran Iptu M. Hasbi Eko Purnomo. Terkait kasus ini, pihak keluarga meminta polisi segera mengungkap motif pembunuhan ini. Bahnan, salah satu anggota keluarga korban, berharap pihak berwajib segera mengungkap peristiwa pembunuhan ini. “Saya berharap pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya,” ujar Bahnan.
Tidak ada komentar