Lampung Selatan (LB): Tumpukan sampah di ruas jalan di depan Kebun Wisata PKK Agropark Lampung merusak pemandangan dan menimbulkan bau busuk yang mengganggu pengguna jalan.
Pantauan lampungbarometer.id, tampak tumpukan sampah plastik dan limbah rumah tangga itu menggunung di median jalan dua jalur– tepat di sudut kiri bagian depan Agropark PPKK Lampung–yang mengesankan taman agropark tersebut tampak semrawut dan kotor.
Kondisi ini membuat tamu dan pengunjung kebun wisata PKK Agropark Lampung yang datang melalui Jalan Letkol Endro Suratmin (Tugu Perahu) akan disambut tumpukan sampah dan aroma tidak sedap. Selain sampah yang menumpuk, terlihat juga ruas jalan menuju aset milik Pemerintah Provinsi Lampung tidak terawat dan dipenuhi gulma.
Yanto (40), salah satu pengguna jalan yang kebetulan melintas, mengatakan tidak tahu siapa yang membuang sampah di situ. Dia juga mengaku bukan warga sekitar.

TUMPUKAN SAMPAH. Tampak sampah menumpuk di ruas jalan di depan Kebun Wisata PKK Agropark Lampung Desa Sabah Balau. Selain menimbulkan bau tidak sedap, tumpukan sampah ini merusak pemandangan karena mengesankan kumuh dan jorok. (Foto: dok. lampungbarometer.id)
”Maaf saya bukan warga sini, saya juga nggak tahu siapa yang buang sampah di sini,” ucap Yanto, Senin (24/11/2025).
Pengguna jalan lainnya, Marles (47), mengaku prihatin melihat kondisi ini. Menurutnya, tumpukan sampah ini mencerminkan rendahnya kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, dia juga menyoroti tanggung jawab pengelola Agropark Sabah Balau.
”Sebagai masyarakat Lampung kita tentu prihatin dan sedih karena kesadaran masyarakat kita dalam menjaga kebersihan ternyata masih sangat rendah, bahkan untuk membuang sampah saja belum bisa. Selain itu, saya juga melihat peran pengelola Agropark ini kurang maksimal. Ini kan milik Pemerintah Provinsi Lampung, seharusnya pemeliharaannya tidak menjadi masalah,” ucap Marles. (Herdi)
Tidak ada komentar