oleh

Warga Sumber Agung Dapat Penyuluhan Bina Keluarga Remaja dan Alat Kontrasepsi.

BANDAR LAMPUNG (lampungbarometer.com): Dalam rangka membentuk dan mewujudkan keluarga sehat, Satgas TMMD Ke-103 Kodim 0410/KBL melaksanakan Penyuluhan KB Kesehatan kepada warga Kelurahan Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampug, Senin (29/10/2018). Kegiatan non fisik dengan materi “Pembinaan Keluarga Remaja dan Alat Kontrasepsi” ini dilaksanakan di Kantor Kelurahan Sumber Agung, Kecamatan Kemiling dan diikuti 68 peserta dan dihadiri Danramil 410-06/KDT Mayor Inf. Anang Nugroho BP, S.H. sebagai penanggung jawab kegiatan. Turut hadir dalam kegiatan ini Wadanramil 410-06/KDT Kapten Inf. Wibowo, Lurah Sumber Agung Dessi Adha, Penyuluh KB Kota Bandar Lampung: Mansyur, S.Sos., Sri Sunarti, S.E. M. Si., Nursakdiah, S.Sos., dan anggota Kodim 0410/KBL. Dalam sambutannya Danramil berharap masyarakat dapat memahami apa yang disampaikan para pemateri dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. “Selain itu sekaligus dapat ditularkan kepada sanak saudara dan handai taulan,” kata Danramil Mayor Inf. Anang Nugroho. Pada kesempatan ini, salah satu pemateri Mansyur, S.Sos. menyampaikan remaja adalah masa peralihan dari kanak-kanak ke masa dewasa. Ciri-ciri anak sudah masuk remaja yakni mengalami masa pubertas, yaitu masa-masa tubuh sedang mengalami perubahan dari struktur anak-anak menjadi struktur tubuh orang dewasa. Dalam masa ini, kata dia, permasalahan yang timbul biasanya berkaitan dengan masalah seksualitas, penyalahgunaan Napza dan HIV/AIDS. Oleh sebab itu, sangat penting menata masa depan dengan meninggalkan perilaku yang tidak bermanfaat dan merusak. Pemateri lainnya, Nursakdiah, mengatakan peran orang tua sangat penting dalam masa remaja, karena remaja tidak bisa berjalan sendiri tanpa didampingi orang tua. Oleh sebab itu, lanjut Nursakdiah, pemerintah membuat Program Genre, yaitu program untuk memfasilitasi terwujudnya remaja berperilaku sehat, terhindar dari tiga resiko yang dihadapi remaja, yakni sek bebas, Napza dan HIV/Aids serta Kesehatan reproduksi remaja (TRIAD KKR). Saat ini, kata dia, telah ada media informasi dan konseling bagi remaja yaitu Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIKR). Dengan adanya PIKR, orang tua dapat menanamkan nilai-nilai moral melalui 8 fungsi keluarga yakni: fungsi Agama, Sosial dan Budaya, Cinta dan Kasih Sayang, Perlindungan, Reproduksi, Sosialisasi dan Pendidikan, fungsi Ekonomi dan fungsi Lingkungan. “Oleh karena itu, perlu pendewasaan usia perkawinan minimal 20 tahun bagi wanita dan 25 tahun bagi laki-laki. Selain itu, perlu juga merencanakan kerangka masa reproduksi sebaik-baiknya lewat tiga masa reproduksi,” ujar Nursakdiah.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.