oleh

‘Tulis Status di Medsos’, Ibu Tiga Anak Lapor Polisi Usai Dianiaya

PESAWARAN (lampungbarometer.id): Tuti Handayani, ibu tiga anak warga Dusun Kurungan Nyawa RT/RW 001/001, Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, mengalami memar dan luka cakar di pipi setelah diduga dianiaya Roy Hayantina yang tersinggung dengan status yang ditulis korban di Medsos. Tidak terima penganiayaan atas dirinya, korban kemudian melapor ke Polsek Gedong Tataan, Jumat (4/10/2019). Berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B-246/X/2019/POLDA LAMPUNG/RES PESAWARAN/SEK GEDONG TATAAN Tanggal 04 oktober 2019, diketahui pada Jumat (4/10/2019) Pukul 12.00 WIB telah terjadi tindakan penganiayaan di Dusun Kurungan Nyawa RT/RW 001/001, Desa Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. Tindak pidana penganiayaan bermula ketika korban menulis status di media sosial ”Punya mobil bisa kebeli rumah giliran bayar pajak mau minjem uang pengajian” yang ditulis korban pada Kamis (3/10/2019). Pelaku yang tersinggung dan tidak terima dengan status di media sosial yang ditulis korban tersebut, mendatangi korban di rumahnya dan menanyakan maksud korban menulis status tersebut. Sempat terjadi cekcok mulut antara korban dan pelaku. Pelaku merobek baju korban di bagian kanan dan menampar pipi korban dua kali; kanan dan kiri. Selain itu, pelaku juga mencakar pipi korban sebelah kanan. Akibat kejadian tersebut korban mengalami memar pada pipi kanan dan kiri dan luka cakar di pipi kanan. Tidak terima dengan tindakan pelaku, korban didampingi suaminya, melakukan visum di RSUD Pesawaran dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gedong Tataan guna pengusutan lebih lanjut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.