oleh

TKSK Dan PSM Bertekad Dukung Pemprov Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Lampung

TKSK dan PSM Bertekat Mendukung Terwujudnya Peningkatan Kesejahteraan Sosial Masyarakat Provinsi Lampung. “Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) bertekat untuk mendukung Pemerintah Daerah Provinsi Lampung dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat”. Demikian salahsatu butir kesepakatan hasil pertemuan teknis TKSK dan PSM (8/06/2018) di Hotel Urban, Pringsewu. Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni mengatakan bahwa PSM adalah seseorang/warga masyarakat yang mempunyai jiwa pengabdian sosial, kemauan, dan kemampuan dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial, serta telah mengikuti bimbingan atau pelatihan di bidang kesejahteraan sosial. Merekalah sejatinya “ujung tombak” pembangunan kesejahteraan sosial. Dengan demikian merekalah para pejuang pembangunan. PSM bertugas secara sukarela tanpa honor apapun untuk melakukan pemetaan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), mencarikan solusi atas permasalahannya bahkan juga memberikan motivasi kepada masyarakat lainnya untuk saling bau-membau membantu masyarakat kurang beruntung di desanya. Menurut Sumarju; Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan yang selanjutnya disingkat dengan TKSK adalah seseorang yang diberi tugas, fungsi, dan kewenangan oleh Kementerian Sosial dan/atau dinas/instansi sosial provinsi, dinas/instansi sosial kabupaten/kota selama jangka waktu tertentu untuk melaksanakan dan/atau membantu penyelenggaraan kesejahteraan sosial sesuai dengan wilayah penugasan di kecamatan. Permasalahan yg tidak dapat diselesaikan oleh PSM di koordinasikan dengan TKSK setempat untuk ditindaklanjuti ke kevel yang lebih tinggi. Oleh karena itu PSM dan TKSK merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Perlu diinformasikan bahwa potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS) di Prov.Lampung tidak hanya PSM, dan TKSK namun juga Karang Taruna, Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS), dll. Adapun potensi masing masing pilar se Provinsi Lampung antara lain PSM sebanyak 3.122 orang, TKSK sebanyak 225, Karang Taruna sebanyak 228 orang dan LKS sebanyak 117 Lembaga. Demikian Sumarju mengakhiri pembicaraannya. (Ppid-Dinsos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.