oleh

Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Apkasi Kabupaten Way Kanan Paparkan Program Peningkatan Mutu Guru

WAY KANAN (lampungbarometer.com): Guru merupakan komponen paling menentukan dalam sistem pendidikan secara keseluruhan, sebab kualitas guru sangat menentukan keberhasilan peserta didik. Guru menjadi kreator dan penentu dalam usaha terciptanya proses dan hasil belajar yang berkualitas dan berperan sebagai model bagi peserta didik. pernyataan ini disampaikan Bupati Way Kanan Raden Adipati Surya dalam kegiatan Sosialisasi Apkasi di Aula PKK Kabupaten Way Kanan, Selasa (11/12). Bupati mengatakan kebesaran jiwa, wawasan dan pengetahuan guru atas perkembangan masyarakatnya akan mengantar siswa untuk berpikir meraih masa depan yang lebih baik. Tugas utama guru adalah mengembangkan potensi siswa secara maksimal lewat penyajian mata pelajaran. Setiap mata pelajaran memiliki nilai dan karakteristik tertentu yang mendasarinya. Oleh karena itu, pada hakekatnya dalam menyampaikan mata pelajaran guru harus menyadari pentingnya mengembangkan watak dan sifat yang mendasari mata pelajaran yang diajarkan. “Materi dan aplikasi nilai-nilai yang terkandung dalam mata pelajaran tersebut senantiasa berkembang sejalan dengan perkembangan masyarakatnya. Karena itu, guru senantiasa harus menyesuaikan dan mengarahkan perkembangan sehingga perlu memperbaharui dan meningkatkan ilmu pengetahuan yang dipelajari secara terus menerus.” Menurut Bupati, salah satu permasalahan pendidikan yang dihadapi saat ini adalah rendahnya kualitas pendidikan pada setiap jenjang dan satuan pendidikan, sehingga diperlukan pembinaan yang sistematis dan terencana. Lebih lanjut Bupati mengatakan berbagai usaha telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan, misalnya pengembangan kurikulum nasional dan lokal, peningkatan kompetensi guru (SDM) melalui pelatihan, pengadaan buku dan alat pelajaran, pengadaan sarana dan prasarana pendidikan, peningkatan manajemen sekolah, hingga dibentuknya sekolah unggulan. “Program sekolah unggulan ini mulai diterapkan di Kabupaten Way Kanan sebagai piloting project dalam rangka pembenahan kualitas pendidikan yang berdampak pada pemerataan dan pemetaan guru di masing-masing kecamatan. Hal ini selaras dengan rencana kebijakan pemerintah dalam upaya pendistribusian guru dan pemerataan pendidikan dengan dilakukannya sistem zonasi guru,” ujar Bupati. Selain program sekolah unggulan, lanjut Bupati, program peningkatan kualitas pendidikan yang coba diterapkan yakni Program Way Kanan Mengaji yang menjadi pondasi dasar seluruh civitas pendidikan dalam rangka pembentukan karakter berakhlak mulia. Adipati juga menegaskan Pemerintah Kabupaten Way Kanan juga mulai menggeliatkan literasi bagi guru dan peserta didik baik literasi baca, tulis, hitung hingga literasi digital terus digiatkan dalam upaya menuju pendidikan abad 21. Digitalisasi pembelajaran dan penilaian terus ditingkatkan seiring bertambahnya sarana teknologi informasi di sebagian besar sekolah dan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Way Kanan yang mencapai 60% pada jenjang SMP. “Asosiasi Pemerintah Kabupaten/Kota se-Indonesi (Apkasi) akan menjelaskan Program Pendidikan Bidang Peningkatan Mutu Guru. Program Apkasi ini tentu berguna bagi daerah. Mudah-mudahan akan membantu Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, sehingga dapat menghasilkan siswa yang dapat berkompetisi di tingkat nasional, global maupun internasional,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.