oleh

SMK Nurul Falah Pugung Juara Lomba Teater FLS2N Kabupaten Tanggamus

TANGGAMUS (lampungbarometer.id): SMK Nurul Falah, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus berhasil meraih Juara 1 Cabang Lomba Teater dalam ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Kategori SMK Tingkat Kabupaten Tanggamus dan berhak mewakili Kabupaten Tanggamus di Tingkat Provinsi. Pada ajang Lomba Teater FLS2N yang diadakan di SMK Muhammadiyah Gisting, Rabu (6/2/2019), SMK Nurul Falah yang mengusung Lakon ‘Batu Menangis’ karya Aswinsyah mampu menyuguhkan penampilan yang lebih baik sehingga berhasil menyisihkan lawan-lawannya; SMKN 1 dan SMK Muhammadiyah Gisting. Salah satu juri Edy Samudera Kertagama, mengatakan dari seluruh peserta, SMK Nurul Falah Kecamatan Pugung dengan Naskah “Batu Menangis” yang disutradarai Aswinsyah tampak lebih siap dan mampu tampil maksimal. “Para pemain mampu memerankan perannya masing-masing; Putri Cendawan yang diperankan Fitri Nur Hasanah, Serunting (Ahmad Deden Yusuf) dan Arya Tebing diperankan Ibda Badri Tamami, saya anggap cukup berhasil memainkan perannya masing-masing meskipun masih banyak yang perlu dipoles agar bisa bersaing di Provinsi. Ditambah lagi musiknya cukup mampu membangun suasana dan menghadirkan nuansa lokal,” kata Edy. Lebih lanjut Edy mengatakan banyak peserta hanya mengandalkan kostum, padahal, kata dia, kostum bukanlah menjadi pokok dalam sebuah pementasan, melainkan hanya pendukung. Oleh sebab itu, dia meminta peserta tidak terjebak dengan berupaya menghadirkan nilai-nilai lokal dengan kostum yang dikenakan. “Bagi saya kostum nomor sekian, yang utama adalah keaktorannya. Jadi berlatihlah yang serius,” ujar Edy. Juri lainnya Anton Kurniawan, menilai para peserta tampak kurang persiapan dalam menghadapi lomba sehingga terkesan apa adanya. Dia juga mengatakan sutradara seperti kurang memahami naskah yang digarapnya. “Seorang sutradara harus cerdas dan harus mampu memahami naskah yang digarap dengan baik, biar pertunjukannya menarik,” katanya. Sementara itu, Aswinsyah, mengatakan salah satu kendala yang dihadapi adalah kurangnya SDM yang tersedia. “Kami nggak nyangka bisa juara, apalagi SDM yang ada sangat yerbatas. Aktor-aktornya masih pemula semua, baru kelas satu. Jadi hasil ini jadi motivasi bagi kami untuk berlatih lebih giat lagi,” kata Aswin. Sedangkan Kepala SMK Nurul Falah WD. Fatchurrochman, M.Pd. ditemui usai lomba mengatakan hasil yang diraih peserta didiknya cukup membanggakan. Apalagi, kata dia, lomba teater di ajang FLS2N baru pertama kali diadakan tahun ini di Kabupaten Tanggamus. Dia mengaku menyambut baik adanya lomba teater ini. “Ini sebuah perkembangan yang baik untuk Kabupaten Tanggamus. Harapannya kegiatan ini tetap digelar di tahun-tahun mendatang,” kata pria berkaca mata ini.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.